HARNAS.CO.ID – Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam merespons cepat peristiwa pencurian yang menimpa seorang pedagang martabak mini di kawasan Jalan AMD X, wilayah perbatasan Kreo, Larangan, Kota Tangerang dengan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel). Selain melalui upaya pengusutan kasus, Seala memberikan bantuan ke pedagang bernama Khoirul Anwar tersebut.
“Kami berikan tali asih berupa sejumlah uang karena 4 HP yang dicuri, dua di antaranya untuk kado anaknya yang akan ulang tahun bulan depan,” kata Seala saat menemui Khoirul Anwar di lokasi, Rabu (28/7/2026).
Seala datang didampingi jajaran Polsek Pesanggrahan. Kontan saja hal itu mengejutkan Khoirul Anwar. Terlebih, Kapolsek yang menyandang gelar doktor dari Universitas Indonesia (UI) ini juga memborong habis dagangan martabak yang dijual Khoirul.
“Ini juga sebagai bentuk kepedulian dan empati, membantu meringankan beban yang dialami serta memberikan dukungan moril agar korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas mencari nafkah,” ujar Seala menegaskan.
Lebih lanjut, saat berbincang dengan Khoirul Anwar, Seala berjanji akan mengungkap kasus pencurian itu melalui kolaborasi dengan Polsek Ciledug.
“Karena lokasi kejadian berada di wilayah Kreo Larangan, Kota Tangerang. Kami, Polri, berkomitmen untuk selalu membersamai masyarakat,” ucap Seala.
Sementara, Khoirul Anwar selaku korban dan masyarakat sekitar lokasi mengapresiasi langkah Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam bersama jajaran. Hal ini dinilai kian mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Diketahui, pedagang martabak mini keliling bernama Khoirul Anwar menjadi korban pencurian saat mangkal di depan sebuah ruko Jalan AMD X, wilayah perbatasan Kreo, Larangan, Kota Tangerang dengan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jaksel, Selasa (28/7/2026) siang sekitar pukul 14.17 WIB.
Khoirul yang sebelum kejadian tengah beristirahat dan kemudian tertidur itu harus merelakan tas berisi uang Rp100 ribu, empat HP, jam tangan, dan kartu ATM miliknya raib digasak pelaku berjumlah dua orang berboncengan satu sepeda motor.
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi dan videonya viral di media sosial.










