Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Politik

Bawaslu Perkuat Literasi Digital untuk Awasi Pemilu

by Purnomo
04/08/2026
Bawaslu Perkuat Literasi Digital untuk Awasi Pemilu

Anggota Bawaslu Puadi saat menghadiri kegiatan Bawaslu Kampus Connect di Universitas Jayabaya, Jakarta, Selasa (4/8/2026) | DOK HARNAS.CO.ID

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus memperkuat langkah transformasi digital sebagai bagian dari strategi menghadapi tantangan penyelenggaraan Pemilu 2029.

Salah satu upaya yang dilakukan ialah menggandeng perguruan tinggi untuk meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam pengawasan partisipatif.

Komitmen tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Puadi saat menghadiri kegiatan Bawaslu Kampus Connect di Universitas Jayabaya, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Menurut Puadi, pengawasan pemilu tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dan memengaruhi berbagai aspek penyelenggaraan demokrasi.

Puadi menjelaskan, tugas dan fungsi pengawasan yang dijalankan Bawaslu selalu berlandaskan pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilu. Untuk menjawab tantangan era digital, Bawaslu melalui Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi telah menyiapkan sejumlah program strategis yang berfokus pada transformasi digital.

“Pertama, kita melakukan proses apa yang dimaksud dengan transformasi digital. Jadi upaya-upaya bagaimana Bawaslu memperkuat regulasi digital, kemudian juga bagaimana Bawaslu meningkatkan SDM pengawasan yang melek akan digital, termasuk juga melakukan pemantauan di dunia maya dan juga memaksimalkan AI,” ujar Puadi.

Puadi mengatakan, transformasi digital bukan hanya menyangkut penggunaan teknologi, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang mampu memahami dinamika ruang digital.

Dengan demikian, Bawaslu diharapkan dapat lebih cepat mendeteksi berbagai potensi pelanggaran pemilu yang berkembang di media sosial maupun platform digital lainnya.

Selain memperkuat kapasitas internal, Bawaslu juga memperluas kolaborasi dengan berbagai kalangan, termasuk mahasiswa. Menurut Puadi, mahasiswa memiliki peran strategis karena merupakan kelompok yang akrab dengan perkembangan teknologi informasi sekaligus memiliki kapasitas intelektual untuk membangun budaya literasi digital.

Karena itu, Bawaslu menggandeng Universitas Jayabaya dalam program sosialisasi transformasi digital sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan pemilu berbasis partisipasi masyarakat.

“Hari ini kita bekerja sama dengan salah satu universitas di Jakarta untuk melakukan sosialisasi dalam rangka transformasi digitalisasi,” kata Puadi.

Puadi menilai, perkembangan teknologi menghadirkan dua sisi sekaligus, yakni peluang dan tantangan. Di satu sisi, teknologi mempermudah penyebaran informasi, komunikasi publik, hingga penyaluran aspirasi masyarakat. Namun di sisi lain, ruang digital juga menjadi tempat berkembangnya berbagai informasi yang menyesatkan.

Menurutnya, tantangan terbesar yang harus dihadapi penyelenggara pemilu ke depan adalah maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, serta berbagai bentuk manipulasi informasi yang berpotensi memengaruhi kualitas demokrasi.

“Ya, tantangannya salah satunya bagaimana berkaitan tentang informasi-informasi yang menyangkut penyebaran hoaks, kemudian disinformasi, dan sebagainya,” ujar Puadi.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Bawaslu memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem pengawasan pemilu yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurut Puadi, mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna media sosial. Mereka juga diharapkan mampu menjadi agen digital dan agen literasi yang aktif mengedukasi masyarakat sekaligus berpartisipasi dalam pengawasan pemilu.

“Mahasiswa tidak hanya sebagai pengguna media sosial, tetapi juga bagaimana ke depannya menjadi agen digital dan agen literasi,” katanya.

Ia menjelaskan, Bawaslu telah mengembangkan sejumlah platform digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Beberapa di antaranya adalah Siwaslu, SigapLapor, dan Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS) yang saling terintegrasi.

Melalui platform tersebut, masyarakat termasuk mahasiswa dapat menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran selama tahapan penyelenggaraan pemilu.

Puadi berharap mahasiswa yang telah memperoleh pemahaman mengenai sistem pengawasan digital dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam mengedukasi masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi publik.

Menurutnya, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan transparan.

Ia menegaskan, kegiatan Bawaslu Kampus Connect menjadi salah satu langkah nyata untuk mendorong lahirnya generasi muda yang aktif dalam pengawasan pemilu.

“Bagaimana mendorong mahasiswa untuk ikut aktif dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu di Bawaslu,” pungkasnya.

Previous Post

Kabar Duka, Trisno PAS Band Meninggal Akibat Komplikasi Penyakit

Related Posts

Gandeng Akademisi hingga DPR, Bawaslu Formulasi Penguatan Pengawasan Menuju Pemilu 2029
Politik

Gandeng Akademisi hingga DPR, Bawaslu Formulasi Penguatan Pengawasan Menuju Pemilu 2029

DKPP: Aduan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Wajib Penuhi Persyaratan Administrasi
Politik

DKPP: Aduan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu Wajib Penuhi Persyaratan Administrasi

DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun
Politik

DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun

Bawaslu Berkomitmen Kembangkan Pengawasan Berbasis Digital
Politik

Bawaslu Berkomitmen Kembangkan Pengawasan Berbasis Digital

Leave Comment

Terkini

Bawaslu Perkuat Literasi Digital untuk Awasi Pemilu

Bawaslu Perkuat Literasi Digital untuk Awasi Pemilu

Kabar Duka, Trisno PAS Band Meninggal Akibat Komplikasi Penyakit

Kabar Duka, Trisno PAS Band Meninggal Akibat Komplikasi Penyakit

BNPB Cegah Karhutla di Kalteng Meluas, Satgas Darat dan Udara Dioptimalkan

BNPB Cegah Karhutla di Kalteng Meluas, Satgas Darat dan Udara Dioptimalkan

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru

Sidang Korporasi LPEI, Ahli Sarankan Dahulukan Prosedur Perdata Sebelum Proses Pidana

Pengembangan Korupsi Iklan, Group Head Komunikasi Pemasaran Bank BJB Diperiksa KPK

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.