Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Politik

Sinyal Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI Kian Menguat, Pengamat Nilai Sangat Berisiko

by Aria Triyudha
15/06/2026
PSI Banyak Terima Kader Partai Lain Disorot, Jamiluddin: Indikasi Kaesang Pangarep Gagal Kaderisasi

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga. (Foto: Tangkan Layar/ Instagram)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut bakal segera menjabat ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Hal itu seiring pernyataan sejumlah ketua DPP PSI yang memberikan sinyal kuat mengenai posisi Jokowi di partai tersebut.

Dalam pandangan Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, kepastian itu menghilangkan teka-teki selama ini tentang inisial Mr J yang akan menjadi Ketua Dewan Pembina PSI. Dengan kata lain, Jokowi akhirnya terungkap lebih memilih mengawal anaknya Kaesang Pangarep untuk membesarkan PSI.

“Pilihan posisi Ketua Dewan Pembina juga mengisyaratkan Jokowi belum yakin anaknya Kaesang dapat membesarkan PSI, apalagi mengantarkan PSI ke Senayan. Kaesang dan Pengurus DPP PSI dinilai belum cukup mumpuni untuk mendongkrak elektabilitas partai,” kata Jamiluddin, Senin (15/6/2026).

Jamiluddin menjelaskan, PSI pun berharap sepenuhnya kepada Jokowi untuk mengerek elektabilitas PSI. Hal ini diyakini PSI akan berhasil bila Jokowi ditempatkan menjadi ketua Dewan Pembina.

“Dengan posisi itu, Jokowi dinilai lebih besar daripada PSI. Karena itu, kesediaan Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina akan dianggap berkah bak mendapat durian runtuh,” ujar Jamiluddin.

Langkah tersebut, ucap mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu sekaligus mengindikasikan lemahnya sumber daya manusia (SDM) PSI. Sebab, Jamiluddin menilai, kualitas SDM partai berlogo gajah ini rupanya belum juga membaik meskipun sudah banyak membajak kader partai lain.

“Itu artinya, kader partai lain yang nyeberang ke PSI bukanlah kader terbaik. Mereka bisa jadi hanya kader yang sudah tidak mendapat tempat di partai asalnya sehingga mencari peruntungan di PSI,” katanya.

Karena itu, PSI dipandang tidak bisa berharap banyak kepada kader hasil bajakan itu. Jamiluddin menegaskan, PSI akhirnya tetap berharap kepada Jokowi untuk membesarkan partai.

Meski begitu, kata Jamiluddin lagi, langkah PSI yang hanya bertumpu kepada Jokowi tentu sangat berisiko. Apalagi masa keemasan mantan Wali Kota Solo itu tampaknya sudah berakhir.

“Jokowi saat ini lebih banyak berhadapan dengan persoalan pribadinya. Ia harus menghadapi masalah ijazahnya yang hingga saat ini belum ada tanda-tanda usai,” ucap Jamiluddin.

Menurut dia, Jokowi saat ini dinilai sebagai sosok kontroversial.

“Bahkan kondisi Indonesia saat ini dinilai banyak pihak sebagai warisan Jokowi saat berkuasa. Karena itu, bagi sebagian besar rakyat Indonesia Jokowi bukan lagi sosok panutan dan juga bukan lagi sosok yang menginpirasi,” kata Jamiluddin.
Dia berpendapat, dengan situasi demikian akan sulit mengharapkan Jokowi dapat mendongkrak elektabilitas PSI. Termasuk, terkait upaya mengantarkan PSI ke Senayan.

“Karena itu, menempatkan Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI tampaknya seperti berjudi. Hasilnya nanti akan terlihat saat Pileg 2029. PSI akan sampai ke Senayan atau tetap jadi partai gurem,” ujar Jamiluddin menambahkan.

Previous Post

Komunitas Honda Big BOS Jelajahi 3 Negara, Menempuh 3.770 Kilometer, dan Merajut Persaudaraan di Pulau Borneo

Next Post

Aset Edy Tansil Dilelang, Kejagung Serahkan ke Kemenkeu Rp1,02 Triliun

Related Posts

Dito eks Menpora Ungkap Yaqut tak Dilibatkan Pertemuan Jokowi dengan Pangeran Arab soal Kuota Haji
Hukum

Dito eks Menpora Ungkap Yaqut tak Dilibatkan Pertemuan Jokowi dengan Pangeran Arab soal Kuota Haji

Dito eks Menpora Ungkap Yaqut tak Dilibatkan Pertemuan Jokowi dengan Pangeran Arab soal Kuota Haji
Hukum

Eks Menpora Dito Bersaksi, Pengacara Terdakwa Minta Hadirkan Jokowi

Bos Maktour Fuad Hasan Datangi Muhadjir Minta Kelola Kuota 10 Ribu Haji Khusus
Hukum

Muhadjir Konsultasi dengan Presiden Jokowi soal Tambahan Kuota Haji dari MBS

Langkah MPR Munculkan PPHN, Indonesia Kembali ke Zaman Orba?
Politik

Langkah MPR Munculkan PPHN, Indonesia Kembali ke Zaman Orba?

Leave Comment

Terkini

12.285 Personel dan 7 Helikopter Dikerahkan Demi Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

12.285 Personel dan 7 Helikopter Dikerahkan Demi Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

Purbaya Didepak dari Kursi Menkeu, Dua Hal Ini Diduga Penyebabnya

Purbaya Didepak dari Kursi Menkeu, Dua Hal Ini Diduga Penyebabnya

Korupsi Transfer Pricing Selama 17 Tahun, Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korporasi

Terus Diusut, Kejagung Buru Tersangka Perkara PT. PSMI

Wakil Jaksa Agung, Jampidsus Hingga Jampidum Dirombak Presiden pasca Kasus Febrie

Modus PT PMM Korupsi, Kejagung Periksa Saksi dari Laboratorium BC di Ekspor Logam Tanah Jarang

Tetapkan 8 Tersangka, KPK Tahan Fahd A Rafiq hingga Presdir Summarecon

Tetapkan 8 Tersangka, KPK Tahan Fahd A Rafiq hingga Presdir Summarecon

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.