HARNAS.CO.ID —Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Agama ad interim 2022, Muhadjir Effendy. Pemeriksaan terkait pengusutan kasus dugaan korupsi kuota haji.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mendalami pengetahuan saksi terkait tata kelola penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama.
“Ini tempus-nya kan 2023-2024. Tentunya bagaimana pengetahuan saksi terkait dengan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama,” kata Budi Prasetyo, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, penyidik hendak mengetahui bagaimana proses dan mekanisme penyelenggaraan haji semestinya dilakukan, khususnya terkait pembagian kuota haji tambahan.
“Karena tentu itu dibutuhkan juga untuk melihat bagaimana proses-proses ataupun mekanisme yang semestinya dilakukan, khususnya terkait dengan pembagian ketika mendapatkan kuota haji tambahan tersebut,” bebernya.
Budi menjelaskan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu sedianya dilakukan pada Senin (18/5/2026).
Namun, kata Budi, Muhadjir meminta penjadwalan ulang karena memiliki agenda lain.
“Saksi saudara MHJ sudah memberikan konfirmasi untuk melakukan penundaan pemeriksaan, sehingga penyidik nanti akan berkoordinasi melakukan penjadwalan ulang kepada yang bersangkutan,” tutup Budi.
Sempat Minta Tunda, Tiba-tiba Muhajir Muncul di KPK
Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji itu justru, tiba-tiba pada Senin (18/5/2026) petang mendatangi Gedung Merah Putih KPK. Padahal sebelumnya sempat dikabarkan meminta penundaan pemeriksaan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Muhadjir tiba di Gedung KPK pada pukul 17.55 WIB.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut datang dikawal sejumlah orang.
Muhadjir tampil mengenakan kemeja batik lengan panjang dan tampak membawa sebuah map cokelat di tangan kanannya.
Saat berjalan masuk, ia sempat melemparkan senyum kepada awak media yang tengah berjaga.
Kedatangannya terbilang mendadak menjelang malam memicu pertanyaan wartawan di lokasi.
“Sore bener pak? Ada kegiatan lain?” tanya awak media di lokasi.
Muhadjir pun menjawab singkat. “Enggak lah, enggak diumumin,” jawab Muhadjir sebelum naik ke ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung KPK.










