HARNAS.CO.ID – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama KBRI Dhaka dan KBRI Beijing memantau perkembangan situasi terkait badai salju di wilayah pegunungan Everest, Tibet. Badai ini membuat sekitar 1.000 pendaki terjebak.
“Sebagai langkah preventif, KBRI Beijing telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah pendakian, khususnya yang akan naik melalui Tibet untuk menunda perjalanan dan pendakian ke Gunung Everest,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, Selasa (7/10/2025).
Dia menjelaskan, merujuk informasi yang dihimpun KBRI Dhaka dan KBRI Beijing, sejauh ini tidak terdapat laporan mengenai WNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Lebih lanjut, Judha mengungkapkan, wilayah terdampak terpantau di jalur pendakian yang melalui Provinsi Otonomi Khusus Xijang, di sisi Tibet. Operasi penyelamatan masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Dalam keadaan darurat, ujar Judha, WNI yang memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotline KBRI Beijing melalui aplikasi WeChat/WhatsApp nomor: +8618610455488 dan hotline KBRI Dhaka melalui Whatsapp di nomor: +8801614444552
“Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan KBRI Beijing dan KBRI Dhaka untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh WNI di Nepal, Tibet dan sekitarnya, serta memberikan pembaruan informasi sekiranya terdapat perkembangan lebih lanjut,” kata Judha menegaskan.










