HARNAS.CO.ID – Nasib 14 warga negara Indonesia (WNI) yang hilang imbas kapal tenggelam di perairan Barat Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, terungkap. Sebanyak tujuh orang di antaranya ditemukan meninggal.
“Tujuh orang meninggal dunia saat ini berada di rumah sakit di Perak untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh otoritas setempat,” kata Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) Heni Hamidah, Rabu (13/5/2026).
Dia menjelaskan, operasi pencarian masih dilakukan terhadap tujuh WNI lainnya.
Menurut Heni, seperti informasi yang disampaikan sebelumnya, kapal tradisional yang mengangkut 37 WNI tenggelam di perairan Barat Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, Senin (11/5/2026).
Sebanyak 23 di antaranya berhasil diselamatkan. Mereka terdiri dari 16 laki-laki dan 7 perempuan. Sebagian besar tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah.
Sementara, 14 orang WNI masih dalam proses pencarian.
Lebih lanjut, kata Heni, Kemlu akan mengirim tim untuk melakukan penelusuran keluarga korban yang diduga berasal dari Wilayah Sumatara Utara. Hal ini dibutuhkan guna mengidentifikasi korban selamat dan meninggal serta pembuatan dokumen terkait untuk penanganan selanjutnya.
“KBRI Kuala Lumpur (juga) berkoordinasi dengan Polis Maritim Malaysia untuk penanganan para WNI korban kecelakaan tersebut dan akan memberikan fasilitasi kekonsuleran serta dokumen perjalanan bagi para WNI sesuai kebutuhan,” ucap Heni.
Atas kejadian tersebut, kata Heni menambahkan, Kemlu menyatakan keprihatinan mendalam dan mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jalur nonprosedural atau ilegal untuk bekerja ke luar negeri.










