HARNAS.CO.ID – Proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, RT 02 RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel), makan korban. Pasalnya, empat pekerja tewas dan tiga orang lainnya sesak napas diduga akibat menghirup gas dari tangki air pada proyek tersebut, Jumat (3/4/2026).
“Para korban diduga menghirup gas yang keluar dari lokasi tersebut,” kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi.
Dia menjelaskan, peristiwa tragis itu terjadi Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Awalnya, sejumlah pekerja diperintahkan mandor untuk membersihkan tangki atau tempat penampungan air yang berada di basement proyek bangunan. Saat proses pembongkaran penutup tangki, ada pekerja yang jatuh masuk ke dalam tangki berkedalaman 3 meter tersebut.
“Selanjutnya, rekan kerjanya sempat menolong tapi tidak menggunakan perlengkapan safety, sehingga ikut terjatuh ke dalam penampungan (air),” ujar Nurma.
Sang mandor proyek lalu meminta pekerja lainnya untuk mengevakuasi pekerja yang terjatuh. Pekerja yang diminta untuk mengevakuasi ternyata merasakan sesak napas lantaran hawa panas dan engap di sekitar penampungan air tersebut.
Para pekerja yang terjatuh dan juga yang mengalami sesak napas secara bergiliran dalam rentang kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Pasar Rebo, Jakarta Timur, guna mendapatkan pertolongan medis. Namun, empat pekerja diketahui telah meninggal saat tiba di RS Pasar Rebo.
“(Total) korban yang terjatuh berjumlah 4 orang (meninggal) dan 3 orang sesak napas disebabkan hawa panas dan bau dari gelonteng (penyimpanan air bersih ),” ucap Nurma menerangkan.
Empat korban tewas diketahui berasal dari Jawa Barat (Jabar) yaitu Yana Nugraha (22), Mawi (62), Tatang Sonjaya (63), dan Muhammad Fauzi (20). Sedangkan, tiga korban sesak napas juga berasal dari Jabar yakni Ujib (43), Ahmad Jaelani (37), dan Sunar (63).
Selanjutnya, empat jenazah pekerja dipindahkan ke RS Fatmawati, Jaksel. Ketiga pekerja yang sesak napas saat ini juga menjalani perawatan medis di RS tersebut.
Nurma menambahkan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Jagakarsa dan Polres Metro Jaksel.
“Kasus ditindaklanjuti, sudah dilakukan cek tempat kejadian perkara, interogasi saksi-saksi dan identifikasi oleh tim identifikasi Polres Jaksel,” ujar Nurma.










