HARNAS.CO.ID – Kebakaran hebat melanda Gedung Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Peristiwa ini tak hanya menghanguskan bangunan gedung, tetapi juga menewaskan lebih dari 20 orang.
“Total korban meninggal 22 jiwa,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji kepada Harnas.co.id.
Isnawa menjelaskan, ke-22 korban tewas itu terdiri dari tujuh laki-laki dan 15 perempuan. Seluruh jenazah korban telah dievakuasi.
“Jenazah korban meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur,” ujar Isnawa menambahkan.
Lebih lanjut, dia menyebut, selain korban meninggal, terdapat 54 orang yang lainnya yang berhasil diselamatkan dari dalam gedung yang terbakar. Para korban selamat ini mendapat penanganan oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Isnawa menambahkan, hingga pukul 17.30 WIB, petugas pemadam kebakaran telah berhasil menjinakkan api. BPBD DKI Jakarta sendiri mengerahkan 18 personel penanganan bencana ke lokasi guna membantu penanganan korban.
“Sudah proses pendinginan dari damkar,” katanya.
Informasi dihimpun, kebakaran gedung Terra Drone diketahui dan dilaporkan oleh warga sekitar pukul 12.43 WIB.
Untuk sementara, korban yang ditemukan meninggal diduga bukan akibat luka bakar tapi karena lemas. Sebab, kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Chondro, secara umum tidak terlihat luka bakar pada tubuh korban.
Terkait pemicu kebakaran, Susatyo menyebut, api ditengarai berasal dari baterai drone yang meledak dan kemudian terbakar di lantai satu gedung.
Api kemudian cepat membesar meski beberapa karyawan yang bekerja di gedung itu berusaha memadamkannya.










