HARNAS.CO.ID – Tenaga Ahli Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) DKI Jakarta, Dewi Rano Karno mengapresiasi pelaksanaan program edukasi kesehatan Gerakan Tuang, Usap, Elus, Hangatkan Buat Hati atau Tulus Hati dari Cussons Baby di RPTRA Taman Gajah Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025).
Menurut Dewi, program itu merupakan edukasi bermanfaat bagi para ibu agar mengetahui teknik memijat bayi secara benar.
“Bagi ibu-ibu yang punya anak kecil, kalau anak kita rewel, kita pikir anak kita haus mau minum susu, ternyata badannya ga enak, maka di sini kita diajari bagaimana memijat bayi dengan benar,” kata Dewi kepada awak media.
Dia menjelaskan, selain dilatih teknik memijat bayi, para ibu juga memperoleh pengetahuan mengenai jenis minyak telon yang baik untuk diusapkan ke tubuh sang buah hati
“Minyak yang terbaik yaitu yang bagus dari herbal, maka bagus sekali edukasinya,” ujar Dewi.
Ia berharap, edukasi semacam itu bisa terus berlangsung secara berkelanjutan. Tidak hanya menjangkau para ibu di wilayah Ibu Kota Jakarta, tetapi juga menyebar ke seluruh Indonesia.
“Semua ibu harus tahu bagaimana cara edukasi (teknik memijat) ke bayi kita supaya sehat. Saya punya cucu lima, nanti saya mau ajari cara memijat yang benar,” kata Dewi menambahkan.
Di tempat yang sama, Marketing Director PZ Cussons, Eva Arisuci Rudjito mengatakan, pihaknya berencana menyebarluaskan kegiatan Gerakan Tulus Hati ini di Indonesia. Gerakan ini kali pertama digelar akhir tahun lalu.
‘’Jadi Desember 2024 kali pertama meluncurkan program ini dengan Kementerian Kesehatan,’’ ujar Eva.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, program Gerakan Tulus Hati itu dimulai dari wilayah Jakarta menjangkau 500 Posyandu dengan lebih dari 40 ribu kader.
“Selanjutnya kami akan melakukan hal sama, prosesnya adalah melakukan training the trainer dan pendampingan untuk para kader di daerah Jawa Tengah. Untuk di Jakarta semua dilakukan serentak,” ujarnya.
Eva memastikan, Gerakan Tulus Hati juga akan memberikan pelatihan teknik pijat bayi kepada para ibu-ibu di provinsi lainnya di Tanah Air. Sebab, dengan dipijat secara benar, bayi akan bisa bertumbung kembang secara optimal.
“Kami memberikan materi edukasi
kepada kader posyandu dan PKK sehingga mereka akan mempergunakan materi yang sudah ada dari PB POPG dan dokter anak. Pijat bayi sangat bagus manfaatnya bagi bayi, ada manfaat medisnya,” ujar Eva menambahkan.










