Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Global

WNI Korban Penembakan Aparat Malaysia Bantah Lakukan Perlawanan, Begini Kondisinya Kini

by Ridwan Maulana
29/01/2025
WNI Korban Penembakan Aparat Malaysia Bantah Lakukan Perlawanan, Begini Kondisinya Kini

Ilustrasi penembakan. (Foto: tribratanews.polri.go.id)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Empat warga negara Indonesia (WNI) yang mengalami luka-luka usai ditembak Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) masih menjalani perawatan medis. Meski begitu, dua korban di antaranya sudah bisa memberikan keterangan saat ditemui perwakilan Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur, Malaysia.

“Keduanya menjelaskan kronologi kejadian dan menyatakan tidak ada perlawanan dengan senjata tajam dari penumpang WNI terhadap aparat APMM,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu RI, Judha Nugraha, Rabu (28/1/2025).

Judha menjelaskan, pengakuan tersebut dilontarkan korban berinisial HA dan MZ. Mereka bersama dua WNI lainya menjalani perawatan Rumah Sakit (RS) Serdang dan RS Klang, Malaysia.

Diketahui, ada seorang WNI lainnya yang menjadi korban penembakan APMM. Namun, WNI asal Riau berinisial B ini tewas usai tertembus peluru.

Lebih lanjut, Judha mengungkapkan, WNI berinisial HA dan MZ dalam kondisi stabil. Sementara, dua korban lainnya masih berada dalam kondisi kritis pascaoperasi dan belum dapat memberikan keterangan.

“Selanjutnya, Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur akan memberikan pendampingan hukum kepada para WNI untuk memastikan terpenuhinya hak-hak mereka dan juga membiayai perawatan mereka di rumah sakit hingga sembuh,” ujar Judha.

Kemlu, kata dia menambahkan, juga mendorong otoritas Malaysia melakukan investigasi menyeluruh atas insiden penembakan tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan berlebihan (excessive use of force).

“Dalam hal ini, KBRI Kuala Lumpur masih terus mengumpulkan informasi lebih lengkap untuk mendapatkan konstruksi kejadian yang lebih jelas dan meminta retainer lawyer KBRI untuk mengkaji dan menyiapkan langkah hukum,” kata Judha.

Sebelumnya, pada Jumat  (24/1/2025) sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat, APMM melakukan penembakan terhadap sebuah kapal di perairan Tanjung Rhu, Selangor, saat berpatroli.

Penembakan dilakukan setelah para penumpang kapal diduga melakukan perlawanan. Insiden ini menyebabkan satu WNI meninggal dan empat lainnya mengalami luka-luka. (dha)

 

Previous Post

Reaksi Menlu Sugiono Tanggapi WNI Ditembak Mati di Malaysia

Next Post

Pemda Ambil Alih Pengelolaan Teman Bus, Menhub: Kami Apresiasi

Related Posts

Kapal Pengangkut Puluhan WNI Tenggelam di Perairan Malaysia, 14 Orang Masih Dicari
Global

Kapal Pengangkut Puluhan WNI Tenggelam di Perairan Malaysia, 14 Orang Masih Dicari

Safrizal Pimpin Delegasi Indonesia Kuatkan Kerja Sama di Kawasan Perbatasan melalui Persidangan Ke-40 SOSEK MALINDO
Global

Safrizal Pimpin Delegasi Indonesia Kuatkan Kerja Sama di Kawasan Perbatasan melalui Persidangan Ke-40 SOSEK MALINDO

Lewat Jalur Laut, 300 WNI Kelompok Rentan Dipulangkan dari Malaysia
Global

Lewat Jalur Laut, 300 WNI Kelompok Rentan Dipulangkan dari Malaysia

Indonesia Yakini Asia Tenggara Episentrum Peradaban Islam Baru
Global

Indonesia Yakini Asia Tenggara Episentrum Peradaban Islam Baru

Leave Comment

Terkini

Desakan Usut Dugaan Kredit Bermasalah Kalla Group di Bank Himbara

Desakan Usut Dugaan Kredit Bermasalah Kalla Group di Bank Himbara

Harapan Motivasi dari KSAL pada Perayaan Ke-40 Tahun SAR Unhas

Harapan Motivasi dari KSAL pada Perayaan Ke-40 Tahun SAR Unhas

KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dan Laptop dari Amerika

KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dan Laptop dari Amerika

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Haji Ismail Adham Maktour dan Asrul Azis Kesthuri

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Haji Ismail Adham Maktour dan Asrul Azis Kesthuri

Kerugian Negara 2 Triliun, KPK Usut Kasus Notifikasi BRI dan Telkom

KPK: Layanan Notifikasi BRI-Telkom Tidak Sesuai Aturan Negara Rugi 2 Triliun

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.