HARNAS.CO.ID – Aktivis SAR Unhas berkunjung ke Kantor Basarnas Pusat di Jalan Angkasa Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa, (14/4/2026).
Pendiri sekaligus Ketua Badan Pengurus (BP) SAR Unhas pertama Umar Arsal Al Habsyi didampingi Juninho, Ketua BP SAR Unhas 2026 memimpin tim yang berjumlah lima orang.
Tiga lainnya adalah Ryady Bakri, Herman Nuran, dan Andi Aisyah Lamboge.
Umar Arsal dalam paparannya mengatakan SAR Unhas akan menggelar perayaan Ulang Tahun Ke-40 pada 14 Juni 2026. Kegiatan puncaknya, jelas Umar, akan digelar di Hotel Claro Makassar pada Ahad 14 Juni 2026 pukul 19.00 WITA.
“Kehadiran Kepala Basarnas di kegiatan itu memberi arti penting bagi kegiatan SAR Unhas. Basarnas adalah pihak yang selalu menjadi mitra strategis SAR Unhas sejak awal berdirinya.”
Umar juga melaporkan rencana peluncuran buku 40 Tahun SAR Unhas bertepatan pada ultah 14 Juni nanti yang bertajuk “Rumah Jingga Tamalanrea”.
Menurutnya, buku itu memuat perjalanan SAR Unhas selama 40 tahun mengabdi untuk masyarakat dan bangsa.
“Misi kemanusiaan adalah misi pengabdian seumur hidup. Keanggotaan kami seumur hidup. Tak ada yang namanya alumni. Jika ada kesempatan turun ke Operasi SAR, walaupun sudah tidak kuliah, Kami pun siap berpartisipasi terjun ke lapangan,” tutur Umar.
Ke depan mantan legislator Senayan dua periode ini berharap, ada kerjasama dan komunikasi yang semakin intens antara pihak BASARNAS dengan SAR Unhas.
Sementara itu, Ketua BP SAR Unhas 2026 saat diberi kesempatan mengungkapkan, pihaknya selama ini terkendala pada peralatan yang semakin menua usianya. Sementara tingkat pemakaian alat cukup tinggi.
“Dalam sebulan kami bisa turun ke dalam empat Operasi SAR berbeda. Padahal peralatan yang kami miliki ada yang masih sejak tahun 2005. Contohnya perahu karet yang sudah tidak bisa dipakai sama sekali,” ucap Juninho.
Juninho menambahkan, pihaknya turun ke berbagai bentuk Operasi SAR. Disebutkan matra air (laut) yang paling sering.
“Kami optimalkan potensi yang ada di tengah keterbatasan. Semangat kemanusiaan dan berbagi pada sesama yang mendasari dalam melangkah, tutup mahasiswa asal Larantuka ini.
Menanggap hal itu, Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Pusat Marsekal TNI Mohammad Syafii mengapreasi SAR Unhas yang segera berulangtahun ke-40 tahun ini.
Syafii mengatakan SAR Unhas dapat menjadi role model pendidikan dan latihan potensi SAR di kalangan SAR Mahasiswa.
Diuraikannya, potensi SAR saat ini tersebar di semua lapisan masyarakat. Semua potensi itu perlu memperbaiki komunikasi antarsesama, agar dalam pelaksanaan operasi lapangan mempermudah kerjasama.
“Komunikasi dan kerjasama yang baik serta kolaborasi dan sinergitas dalam setiap operasi SAR,” jelas Syafi’i.
Syafi’i berharap, SAR Unhas sebagai SAR Mahasiswa pertama di Indonesia mengambil peran penting dalam pengembangan dan penanganan kegawatdaruratan kejadian di Indonesia.
“Anggota SAR Unhas memiliki kesempatan besar untuk menjadi role pelatihan SAR Mahasiswa dalam binaan langsung Basarnas,” kunci Jendral TNI kelahiran 1972 ini.










