Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Nusantara

Pemulihan Infrastruktur Strategis di Wilayah Terdampak Dikawal Satgas PRR

by Aria Triyudha
07/06/2026
Pemulihan Infrastruktur Strategis di Wilayah Terdampak Dikawal Satgas PRR

Salah satu langkah pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di yang terus dipercepat dan dikawal Satgas PRR Pascabencana Sumatera. (Foto: Dok Kemendagri)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) terus dipercepat dan dikawal Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera. Tujuannya untuk memastikan berbagai proyek penanganan jalan, jembatan, tanggul, dan pengendalian sungai berjalan sesuai target serta mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat terdampak.

Melalui keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026), pemantauan pemulihan infrastruktur dilakukan bersama Balai Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, serta pelaksana proyek untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan di sejumlah titik prioritas.

Selain memantau progres, Satgas PRR juga menyerap berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari kebutuhan material, pembebasan lahan, hingga pasokan bahan bakar bagi alat berat yang digunakan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Di sejumlah lokasi di Aceh Tengah, misalnya, pekerjaan penanganan longsor, penguatan lereng, perbaikan badan jalan, dan pembangunan dinding penahan tanah terus menunjukkan kemajuan. Satgas meminta seluruh pekerjaan pada titik-titik kritis dapat diselesaikan lebih cepat agar infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat tidak kembali terganggu ketika curah hujan meningkat pada akhir tahun.

Percepatan juga dilakukan pada berbagai proyek jalan dan jembatan yang menghubungkan kawasan Aceh Tengah dan Gayo Lues. Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat longsor kini dalam tahap penanganan.

Sementara normalisasi sungai dan penguatan tebing terus dilakukan secara terpadu guna mengurangi risiko kerusakan berulang. Satgas menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur jalan dan pengendalian aliran sungai agar hasil pemulihan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Selanjutnya di wilayah Gayo Lues, perhatian juga diberikan pada pembangunan tanggul pengaman sungai yang berfungsi melindungi permukiman dan lahan produktif masyarakat. Mengingat tingginya intensitas hujan di kawasan tersebut, Satgas meminta pekerjaan yang semula ditargetkan selesai pada Agustus dapat dipercepat sehingga perlindungan bagi warga segera terealisasi sebelum puncak musim penghujan tiba.

Kemudian untuk kawasan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Satgas meninjau langsung pembangunan tanggul pengendali banjir, jalan, serta jembatan yang menjadi akses utama masyarakat. Meski menghadapi berbagai tantangan teknis di lapangan, para pekerja tetap melakukan percepatan hingga malam hari demi menjaga target penyelesaian. Upaya ini menjadi bukti komitmen seluruh pihak untuk memastikan aktivitas masyarakat, distribusi logistik, dan mobilitas ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Dalam pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan unsur Forkopimda, Satgas juga menerima berbagai masukan terkait kebutuhan pemulihan layanan publik.Termasuk usulan perbaikan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak. Seluruh masukan ini kan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar proses pemulihan dapat berjalan lebih menyeluruh dan menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Di Desa Kutagaluh, Kecamatan Lawe Bulan, hasil penanganan penguatan dinding sungai mulai memberikan rasa aman bagi warga. Pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas pembangunan tanggul yang telah membantu mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman banjir susulan. Satgas menilai dukungan masyarakat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran seluruh proyek rehabilitasi dan rekonstruksi.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan, pembangunan kembali infrastruktur dasar yang terdampak bencana seperti sungai, jalan, dan jembatan menjadi bagian penting dari proses pemulihan permanen di tiga provinsi terdampak.

“Tadi disampaikan yang diprioritaskan adalah infrastruktur, sungai, jalan, jembatan, perdagangan, pertanian, kemudian huntap juga penting supaya masyarakat tidak terlalu lama di huntara,” kata Tito usai rapat dengan Ketua Tim Pengarah Satgas PRR Pratikno di Jakarta, belum lama ini.

Previous Post

OC Kaligis : Pendirian Indonesia Innocent Project Untuk Beri Bantuan Hukum Gratis Bagi Masyarakat Tidak Mampu

Related Posts

Pemulihan Puluhan Ribu Hektar Sawah Terdampak Bencana Dikebut Satgas PRR, Begini Skemanya
Ekonomi

Pemulihan Puluhan Ribu Hektar Sawah Terdampak Bencana Dikebut Satgas PRR, Begini Skemanya

Tembus Daerah Terisolasi di Aceh Tamiang, Tito Serahkan Bantuan dan Serap Aspirasi
Nusantara

Tembus Daerah Terisolasi di Aceh Tamiang, Tito Serahkan Bantuan dan Serap Aspirasi

Jelang Lebaran, Sumut Susul Sumbar Penuhi Target Nol Pengungsi di Tenda
Nusantara

Jelang Lebaran, Sumut Susul Sumbar Penuhi Target Nol Pengungsi di Tenda

Huntara bagi Pengungsi Bencana Sumatera Dikeluhkan Terlalu Panas, Satgas PRR Buka Suara
Kesra

Huntara bagi Pengungsi Bencana Sumatera Dikeluhkan Terlalu Panas, Satgas PRR Buka Suara

Leave Comment

Terkini

Pemulihan Infrastruktur Strategis di Wilayah Terdampak Dikawal Satgas PRR

Pemulihan Infrastruktur Strategis di Wilayah Terdampak Dikawal Satgas PRR

OC Kaligis : Pendirian Indonesia Innocent Project Untuk Beri Bantuan Hukum Gratis Bagi Masyarakat Tidak Mampu

OC Kaligis : Pendirian Indonesia Innocent Project Untuk Beri Bantuan Hukum Gratis Bagi Masyarakat Tidak Mampu

Dokter Gigi Asal Vietnam Dideportasi Usai Buka Praktik di Ciputat, Ini Sebabnya

Dokter Gigi Asal Vietnam Dideportasi Usai Buka Praktik di Ciputat, Ini Sebabnya

Soal Penyegelan 15 Kontainer, Pengacara PT PMM Datangi Kejagung

Soal Penyegelan 15 Kontainer, Pengacara PT PMM Datangi Kejagung

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru

Terbukti Memeras, Eks Wamenaker Noel Ebenezer Divonis 4 Tahun 6 Bulan

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.