Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Nusantara

Proyek Flyover Latumenten Bikin Macet, Anggota DPRD DKI Kenneth Geram

"Banyak warga komplain ke saya. Proses pembangunan ini bikin macet luar biasa karena ada penyempitan jalan," tegas Kent dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

by Fadlan Butho
23/02/2026
Proyek Flyover Latumenten Bikin Macet, Anggota DPRD DKI Kenneth Geram
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Proyek pembangunan Flyover Latumenten di Grogol, Jakarta Barat, justru memantik kemacetan parah dan keluhan warga. Kondisi ini membuat anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, turun langsung ke lokasi.

Legislator yang akrab disapa Bang Kent ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) setelah menerima banyak laporan dari masyarakat, yang mengeluhkan kemacetan akibat penyempitan jalur selama proyek berlangsung.

“Banyak warga komplain ke saya. Proses pembangunan ini bikin macet luar biasa karena ada penyempitan jalan,” tegas Kent dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Saat meninjau lapangan, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini, mendapati fakta bahwa Jalan Latumenten yang semula memiliki tiga lajur, kini menyempit drastis menjadi hanya satu lajur aktif.

Penyempitan ekstrem ini membuat antrean kendaraan mengular, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Tak hanya itu, Kent juga menyoroti keberadaan angkot JakLingko yang berhenti tepat setelah perlintasan kereta api. Menurutnya, titik berhenti tersebut berada di lokasi yang sangat rawan penumpukan kendaraan.

“Angkot berhenti persis setelah perlintasan kereta. Ini memperparah kemacetan. Harusnya titik berhenti digeser sedikit ke depan setelah posisi bottleneck, supaya arus kendaraan tetap bergerak,” ujar Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI ini.

Kemacetan kian kompleks dengan masih melintasnya truk kontainer dan bus berukuran besar di ruas jalan yang kini menyempit. Kent menilai, selama proyek berlangsung, kendaraan besar seharusnya dialihkan ke jalur alternatif guna mengurangi beban lalu lintas.

“Truk kontainer dan bus besar masih lewat sini. Dengan kondisi tinggal satu lajur, ini jelas tidak ideal. Saya minta Dinas Perhubungan DKI Jakarta segera cari solusi konkret,” tuturnya.

Kepala BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) DPD PDI Perjuangan Jakarta ini juga menegaskan bahwa proyek strategis tidak boleh mengorbankan kenyamanan dan keselamatan warga.

“Kita semua mendukung pembangunan Flyover Latumenten ini karena tujuannya baik, untuk mengurai kemacetan akibat perlintasan kereta. Tapi jangan sampai prosesnya justru menyengsarakan masyarakat setiap hari. Harus ada pengaturan lalu lintas yang lebih tegas, pengawasan di lapangan yang konsisten, dan solusi cepat untuk kendaraan besar maupun titik berhenti angkot,” tegasnya.

Kent juga meminta Dinas Perhubungan bergerak cepat dan tidak menunggu masalah berlarut-larut.

“Kalau bisa diantisipasi sekarang, kenapa harus tunggu makin parah? Saya akan terus kawal proyek ini sampai benar-benar memberi manfaat bagi warga, bukan malah menambah beban di jalan,” pungkas dia.

Secara terpisah, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan menyatakan, pihaknya telah mengimbau pengguna jalan untuk mencari rute alternatif. Namun, untuk pembatasan kendaraan besar, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan.

“Kami akan koordinasi dengan pengusaha angkutan wilayah barat. Pemprov juga sudah bersurat ke pusat. Nanti akan kami update,” ujar Ujang.

Perlu diketahui, proyek Flyover Latumenten sendiri dibangun dengan panjang sekitar 380 meter dan digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan, akibat perlintasan kereta api di kawasan tersebut. Setelah rampung, Jalan Latumenten direncanakan hanya digunakan sebagai akses kendaraan umum.

Namun, sebelum manfaat itu benar-benar dirasakan, warga Grogol kini harus menghadapi kenyataan pahit, kemacetan harian yang makin tak terkendali. Tanpa rekayasa lalu lintas yang matang dan pengawasan ketat di lapangan, proyek yang ditujukan untuk mengurai kemacetan justru berisiko menjadi sumber kemacetan baru.

Previous Post

MA Amerika Putuskan Tarif Trump Ilegal, Bagaimana Nasib Perjanjian Tarif 19% Prabowo

Next Post

Dua Bus TransJakarta Ringsek Usai Adu Banteng di Jalur Langit, Penumpang Luka-luka

Related Posts

Komisi C DPRD DKI Usul Tarif Ragunan Jadi Rp10 Ribu, Kenneth: Dorong Kemandirian dan Peningkatan Kualitas
Nusantara

Komisi C DPRD DKI Usul Tarif Ragunan Jadi Rp10 Ribu, Kenneth: Dorong Kemandirian dan Peningkatan Kualitas

Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung Akhir 2026, Kenneth DPRD DKI: Bisa Kurangi Macet 40 Persen
Nusantara

Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung Akhir 2026, Kenneth DPRD DKI: Bisa Kurangi Macet 40 Persen

Anggota DPRD Kenneth Desak Pemprov Jakarta Audit Pengelola Utilitas Imbas Siswi SMAN 6 Tewas Tersangkut Kabel
Nusantara

Anggota DPRD Kenneth Desak Pemprov Jakarta Audit Pengelola Utilitas Imbas Siswi SMAN 6 Tewas Tersangkut Kabel

Buntut Jakarta Barat Dijuluki “Gotham City”, Kenneth DPRD DKI Siap Jadi Batman!
Nusantara

Buntut Jakarta Barat Dijuluki “Gotham City”, Kenneth DPRD DKI Siap Jadi Batman!

Leave Comment

Terkini

Polsek Mampang Bekuk Pengedar Sabu: Serbuk Haram Dikirim dari Lapas, Sasar Tempat Hiburan Kemang

Polsek Mampang Bekuk Pengedar Sabu: Serbuk Haram Dikirim dari Lapas, Sasar Tempat Hiburan Kemang

Jaksa Beberkan Bukti, Fee Percepatan Haji Dipakai Beli Rumah hingga Fortuner

Gus Alex Pinjam Rp500 Juta ke Bawahan, Uangnya dari Fee Percepatan Kuota Haji

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru

Sidang Korupsi Haji, Ada Permintaan Uang Rp500 Juta untuk Pimpinan & Panja Komisi VIII DPR

Disebut Memperkaya Diri US$ 271.500, Yaqut: Itu Asumsi yang Terima Uang Orang Lain, Saya yang Didakwa

Ini Kode Pembagian Fee Percepatan Haji, “1” Yaqut, “2” Gus Alex

Duo Pengangguran Belasan Kali Curi Motor, Tepergok Polisi Kala Beraksi di Warkop Mampang

Duo Pengangguran Belasan Kali Curi Motor, Tepergok Polisi Kala Beraksi di Warkop Mampang

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.