HARNAS.CO.ID – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Jepang terus memantau situasi dan mengikuti instruksi otoritas resmi menyusul terjadinya gempa magnitudo 7,5 yang mengguncang Prefektur Aomori, Senin (8/12/2025).
“Termasuk, mempelajari rute evakuasi, mempersiapkan tas darurat, dan menyiapkan dokumen penting dan uang tunai secukupnya,” tulis KBRI Tokyo melalui siaran pers, Selasa (9/12/2025).
Lebih lanjut, WNI di Jepang juga diingatkan untuk menghubungi hotline KBRI Tokyo dalam keadaan darurat di nomor +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah menyatakan, jumlah WNI di Prefektur Aomori diperkirakan sekitar 969 orang. Sejauh ini, kata Heni, belum ada laporan WNI menjadi korban dalam gempa tersebut.
Sementara, Pemerintah Jepang menetapkan Tsunami advisories untuk wilayah Prefektur Hokkaido, Aomori, Iwate, Miyagi, dan Fukushima.
Selain itu, Gugus Tugas di Crisis Management Center pada kantor PM Jepang telah diaktifkan.
“Pihak Cabinet Office dan Japan Meteorological Agency (JMA) telah menyampaikan untuk waspada terkait kemungkinan terjadinya gempa susulan,” kata Heni menambahkan.









