HARNAS.CO.ID – Transformasi digital dinilai sudah menjadi kebutuhan mendesak di berbagai bidang, tak terkecuali sektor ritel. Atas dasar itu, Kehadiran omnichannel dan perkembangan teknologi melalui artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan big data analytics telah mendorong perubahan signifikan menyangkut perilaku
konsumen, pola distribusi, dan model bisnis ritel di Indonesia.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam rangkaian Talkshow InspiRETAIL bertajuk “Ritel Sukses Transformasi : Omnichannel, AI dan Big Data” di sela-sela acara Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTICX) 2025, Jakarta, Rabu (6/8/2205).
Hadir sebagai pembicara talkshow yakni Chief Executive Officer PT Digital Mediatama Maxima Tbk, Budiasto Kusuma dan Head of Marketing Klik Indomaret, Roger Tanaka.
Perhelatan itu juga bagian dari rentetan acara jelang peringatan Hari Ritel Nasional (HRN) 2025 pada 11 November 2025 yang diinisiasi Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).
Menurut Ketua HRN 2025 Hans
Harischandra Tanuraharjo, para pelaku industri ritel diharapkan memahami bahwa transformasi digital bukan tren sesaat. Sebab, hal itu diyakini sebagai langkah strategis jangka panjang untuk meningkatkan pengalaman dan loyalitas.
“(Serta meningkatkan) nilai bisnis ritel secara keseluruhan,” kata Hans.
Dia pun mendorong para pelaku industri ritel terdorong untuk berkolaborasi
membangun ekosistem ritel yang terintegrasi dan lebih tangguh secara digital serta adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen di masa depan.
Untuk itu, ujar Hans lagi, talkshow mengenai transformasi digital pada bidang ritel itu turut diharapkan menjadi ruang dialog sekaligus memacu sinergi dan kolaborasi guna membangun ekosistem ritel Indonesia bersama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga lebih siap menghadapi tantangan zaman.
“Sekaligus terus bertransformasi mengikuti perubahan perilaku konsumen yang makin dinamis dan digital,” ucap Hans menegaskan.
Diketahui, selain kegiatan seminar hari ini, rangkaian HRN 2025 juga menyelenggarakan seri kelas UMKM online yang berlangsung dalam tujuh sesi dengan beragam tema strategis hingga Oktober 2025. Tema strategis ini antara lain mengenai Fundamental Bisnis untuk Mindset dan Mental, Adopsi Teknologi dan Operasional, Branding dan Marketing, Hybrid Selling di Era AI, Cara Memenangkan Pasar, Legalitas Usaha, hingga Ekspansi Pasar dan Siap Go Global.
Aprindo mengajak seluruh pelaku UMKM se-Indonesia untuk mengikuti program ini
secara gratis, sekaligus membuka peluang untuk ikut dalam proses kurasi UMKM
yang siap naik kelas. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi:
https://hariritelnasional.com/pendaftaran-kelas-online/.
Adapun, HRN sendiri merupakan inisiatif tahunan Aprindo untuk memperkuat industri ritel nasional. Tahun ini, HRN 2025 mengusung tema “UMKM Tangguh, Ritel Tumbuh, Indonesia Maju”. Kolaborasi dilakukan dengan kementerian, komunitas UMKM, platform digital, dan jaringan ritel anggota Aprindo dalam mendukung transformasi umkm dari hulu ke hilir.










