HARNAS.CO.ID – Kepolisian Resor Jakarta Selatan (Polres Jaksel) menangkap empat orang pemuda terkait dugaan peredaran dan konsumsi narkoba jenis tembakau sintetis di depan kampus ternama kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jaksel. Mereka diciduk usai viralnya sebuah video yang menampilkan aktivitas mencurigakan sejumlah pemuda di depan kampus itu.
“Kami tindaklanjuti info dari masyarakat dan di sana (dari lokasi), kami mengamankan empat orang. Kami cek hasil dari (tes) urine, positif (tembakau sintetis) satu orang. Tiga orang (lainnya) mengaku tidak menggunakan,” kata Kasi Humas Polres Jaksel, Kompol Murodih, Selasa (5/8/2025).
Dia menjelaskan, satu orang yang positif mengonsumsi tembakau sintetis berinisial MRT akan menjalani rehabilitasi. Sedangkan, tiga orang lainnya berinisial AR, AH, dan AN dengan hasil tes urine negatif narkoba sudah dipulangkan.
“Untuk yang diamankan, kami akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), akan direhabilitasi sesuai aturan yang ada,” ujar Murodih.
Menurut dia, rehabilitasi bakal ditempuh lantaran pemuda berinisial MRT tersebut mengaku baru satu kali menggunakan tembakau sintetis.
“Pengakuannya sendiri baru satu kali ya, belum yang berulang-ulang, makanya ini akan kami rehab,” ucap Murodih.
Soal latar belakang para pemuda yang ditangkap, Murodih menyebut, mereka berasal dari luar kampus.
Dia memastikan, langkah lanjutan berupa patroli berkala disertai imbauan bahaya narkoba akan dilakukan Polres Jaksel di sekitar lokasi penangkapan.
Sementara, terkait apakah polisi dari Polres Jaksel bakal turut masuk ke dalam kampus untuk melakukan razia narkoba, Murodih mengatakan, hal itu melihat situasi yang berkembang di lapangan.
“Nanti kami lihat perkembangan lebih lanjut, yang jelas dengan patroli di sekitaran (lokasi) berdasarkan informasi dari masyarakat,” kata Murodih menambahkan.










