Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Global

Peta Kasus WNI di Kamboja: Penipuan Online Mendominasi, Angka Kematian Meningkat

by Ridwan Maulana
26/04/2025
Peta Kasus WNI di Kamboja: Penipuan Online Mendominasi, Angka Kematian Meningkat

Ilustrasi penanganan WNI bermasalah di Kamboja. (Foto: KBRI Phnom Penh)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, menangani 1.301 kasus warga negara Indonesia (WNI) bermasalah di Kamboja selama tiga bulan pertama tahun 2025.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan 174 persen bila dibandingka periode sama tahun lalu. Sedangkan jika di rata-rata, KBRI telah menangani sekitar 20 -25 kasus baru setiap hari kerja.

Terungkap, dari total kasus yang ditangani, sebanyak 1.112 kasus atau 85 persen melibatkan WNI terkait dengan penipuan online atau online scam. Seperti diketahui, kegiatan penipuan yang dilakukan oleh WNI menargetkan masyarakat Indonesia di Tanah Air. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah kasus WNI yang terlibat penipuan naik 263 persen, dari 306 kasus menjadi 1.112.

Sementara sisanya terkait permasalahan perdata, ketenagakerjaan, dan keimigrasian dari berbagai sektor bisnis dan industri.

Sesuai informasi Imigrasi Kamboja, pada tahun 2024 terdapat lebih dari 131 ribu WNI yang menetap dan bekerja secara legal di Kamboja.

Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja, Santo Darmosumarto menyampaikan, banyak di antara WNI yang terlibat dalam kegiatan online scam tersebut sudah berada di Kamboja lebih dari 6 (enam) bulan.

“Nampaknya walaupun sudah ada himbauan pemerintah, walaupun pemberitaan di media cukup masif, dan kasus sering viral di media sosial, ternyata masih banyak WNI yang terbuai dengan tawaran pekerjaan yang bergulir, yang janjikan gaji tinggi, kerjaan mudah, fasilitas enak, dan persyaratan yang minim,” kara Santo dikutip Sabtu (26/4/2025).

Ia pun menekankan kembali pentingnya masyarakat Indonesia untuk lebih hati-hati dan bijak dalam mencari dan menerima tawaran pekerjaan di luar negeri.

“KBRI Phnom Penh akan memperkuat koordinasi dengan instansi-instansi terkait di tanah air guna mendorong upaya pencegahan, penanggulangan, dan penindakan, terutama atas kasus WNI bermasalah di Kamboja,” ujarnya.

Santo mengakui, peningkatan edukasi dan literasi digital dibutuhkan agar WNI terhindar dari jebakan lingkaran kejahatan ilegal dan keberanian yang merugikan banyak pihak.

Selanjutnya, KBRI Phnom Penh turut membeberkan tentang 28 kasus kematian WNI. Angka ini naik 75 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan kepolisian dan rumah sakit di Kamboja, penyebab utama kematian para WNI adalah termasuk penyakit jantung dan stroke (11 kasus/39 persen); diabetes dan gagal ginjal/hati (5 kasus/18 persen); kanker, epilepsi, DBD dan gangguan internis lainnya (4 kasus/14 persen); HIV, AIDS, dan penyakit menular seksual (3 kasus/11 persen); kecelakaan, termasuk kecelakaan lalu lintas (3 kasus 11 persen); serta TBC dan penyakit paru-paru (2 kasus/7 persen).

Penulis: Aria Triyudha

Previous Post

Indonesia Tampilkan Keunggulan Kopi Nusantara pada Specialty Coffee Expo 2025 di Houston

Next Post

Sopir Angkot Tewas di Setiabudi Jaksel, Sempat Dikira Pingsan hingga Bikin Panik Penumpang

Related Posts

Aksi 11 Tahun Kasus Kematian Akseyna, FOPHI Desak Pembukaan Kembali Penyelidikan Secara Ilmiah dan Transparan
Hukum

Aksi 11 Tahun Kasus Kematian Akseyna, FOPHI Desak Pembukaan Kembali Penyelidikan Secara Ilmiah dan Transparan

WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja Tembus 2.493 Orang Imbas Online Scam Diberantas
Global

WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja Tembus 2.493 Orang Imbas Online Scam Diberantas

Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Selisik Dugaan Reza Arap di TKP
Nusantara

Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Selisik Dugaan Reza Arap di TKP

Datangi KBRI, 1.440 WNI di Kamboja Minta Pulang Usai Keluar dari Sindikat Online Scam
Global

Datangi KBRI, 1.440 WNI di Kamboja Minta Pulang Usai Keluar dari Sindikat Online Scam

Leave Comment

Terkini

Polres Jaksel Gagalkan Peredaran 2.700 Ekstasi Jaringan Prancis, Dua Pelaku Dibekuk saat Transaksi

Polres Jaksel Gagalkan Peredaran 2.700 Ekstasi Jaringan Prancis, Dua Pelaku Dibekuk saat Transaksi

Pemulihan Puluhan Ribu Hektar Sawah Terdampak Bencana Dikebut Satgas PRR, Begini Skemanya

Pemulihan Puluhan Ribu Hektar Sawah Terdampak Bencana Dikebut Satgas PRR, Begini Skemanya

Apel Gabungan di Mapolsek Pesanggrahan, Kapolres Jaksel Tekankan Kolaborasi Humanis Atasi Gangguan Kamtibmas

Apel Gabungan di Mapolsek Pesanggrahan, Kapolres Jaksel Tekankan Kolaborasi Humanis Atasi Gangguan Kamtibmas

Pemuda Dibekuk Polisi Usai Curi HP di Cipulir, Beraksi saat Korban Tidur

Pemuda Dibekuk Polisi Usai Curi HP di Cipulir, Beraksi saat Korban Tidur

Berusia 40 Tahun, Basarnas Berharap SAR Unhas Menjadi Role Model

Berusia 40 Tahun, Basarnas Berharap SAR Unhas Menjadi Role Model

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.