Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Global

Kasus WNI di Kamboja Meningkat Tajam di Awal 2025, Mayoritas Terkait Penipuan Online

by Firli Yasya
22/03/2025
Kasus WNI di Kamboja Meningkat Tajam di Awal 2025, Mayoritas Terkait Penipuan Online

Ilustrasi WNI bermasalah di Kamboja. (Foto: Dokumentasi Kemenlu RI)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Kasus terkait warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja meningkat tajam di awal tahun 2025.

Terungkap, pada bulan Januari-Februari 2025, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Kamboja, telah menangani 841 kasus masalah WNI, baik yang walk-in, via hotline, ataupun atas notifikasi aparat Kamboja. Artinya, tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mayoritas kasus besar—sekitar 75 persen —terkait dengan keterlibatan WNI dalam online scam atau penipuan daring. Biasanya para WNI yang bekerja sebagai scammer (penipu) mendapatkan pekerjaan yang menyenangkan, dengan kualifikasi rendah, tetapi bayaran yang fantastis.

Menurut Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, KBRI akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Kamboja dan di Tanah Air guna mengungkap kasus ini.

“Di saat yang sama, WNI diharapkan lebih berhati-hati dan melakukan lapor diri, agar keberadaannya di Kamboja dipantau oleh KBRI,” kata Santo dalam keterangannya dikutip Sabtu (22/3/2025).

Dia memastikan, lonjakan kasus tersebut menjadi perhatian khusus, baik oleh KBRI maupun Pemerintah Kamboja, menimbang tren peningkatan dalam 5 tahun terakir.

“Pada tahun 2020, KBRI hanya menangani 56 kasus WNI bermasalah. Namun, pada tahun 2024 jumlahnya meningkat drastis menjadi 3.310 kasus. Artinya, ada peningkatan lebih dari 60 kali lipat,” kata Santo memaparkan.

Ke depannya, angka tersebut diprediksi akan terus meningkat, seiring kian banyaknya WNI yang menetap di Kamboja. Pada tahun 2024, Pemerintah Kamboja memverifikasi terdapat lebih dari 131 ribu WNI yang menetap di Kamboja secara legal. Konsentrasi WNI terdapat di kota-kota Sihanoukville, Poipet, Chrey Thum, Bavet, dan Phnom Penh.

Dubes Santo, dalam berbagai kesempatan, termasuk melalui media sosial, mengimbau agar WNI lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak memerlukan keahlian atau kualifikasi, namun menjanjikan gaji yang tinggi.

“Jika itu terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, itulah terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Jangan terlalu mudah percaya,” ungkap Santo.

Khususnya, ujar dia melanjutkan, bagi WNI yang tengah dalam proses pelindungan oleh KBRI dan aparat setempat atau proses kepulangan,

Ia kembali mengimbau agar tidak mudah tergiur oleh pihak-pihak yang menawarkan jalur cepat untuk kembali ke Indonesia dengan meminta sejumlah biaya.

“Sangat membahayakan ada oknum yang mengatasnamakan KBRI Phnom Penh untuk menipu sesama WNI yang sedang dalam proses kepulangan,” ucap Santo menegaskan.

Dia mengingatkan, WNI yang membutuhkan bantuan segera menghubungi KBRI Phnom Penh melalui hotline Pelindungan WNI di nomor +855 12 813 282 atau datang langsung ke KBRI.

Santo menitip pesan agar WNI yang telah ditarik tidak kembali ke Kamboja.

“Kami menemukan beberapa kasus di mana WNI yang sudah kami bantu kepulangannya justru kembali lagi bekerja di Kamboja. Mereka menjadi ‘korban kambuhan’. Hal ini membuat upaya penyelesaian kasus menjadi semakin rumit dan panjang,” kata Santo. (dha)

 

Previous Post

Identitas 6 Jemaah Umrah WNI Tewas Imbas Kecelakaan Bus di Saudi, Salah Satunya Anggota DPRD Bojonegoro

Next Post

Pelaporan Jampidsus ke KPK Dicurigai Pesanan Koruptor

Related Posts

WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja Tembus 2.493 Orang Imbas Online Scam Diberantas
Global

WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja Tembus 2.493 Orang Imbas Online Scam Diberantas

Datangi KBRI, 1.440 WNI di Kamboja Minta Pulang Usai Keluar dari Sindikat Online Scam
Global

Datangi KBRI, 1.440 WNI di Kamboja Minta Pulang Usai Keluar dari Sindikat Online Scam

9 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Kamboja, Mayoritas Dipekerjakan sebagai Scammer
Global

9 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Kamboja, Mayoritas Dipekerjakan sebagai Scammer

Menlu Sugiono Yakin Kamboja-Thailand Temukan Jalan Damai Guna Akhiri Konflik
Global

Menlu Sugiono Yakin Kamboja-Thailand Temukan Jalan Damai Guna Akhiri Konflik

Leave Comment

Terkini

Komunitas Honda Big BOS Jelajahi 3 Negara, Menempuh 3.770 Kilometer, dan Merajut Persaudaraan di Pulau Borneo

Komunitas Honda Big BOS Jelajahi 3 Negara, Menempuh 3.770 Kilometer, dan Merajut Persaudaraan di Pulau Borneo

IUP Dibekukan, PT MKU Gugat Praperadilan PT BBDM

IUP Dibekukan, PT MKU Gugat Praperadilan PT BBDM

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp 91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp 91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Langsung Ditahan, Kejagung Tetapkan Vendor Motor Listrik SPPG Tersangka Korupsi MBG

Langsung Ditahan, Kejagung Tetapkan Vendor Motor Listrik SPPG Tersangka Korupsi MBG

DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun

DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.