Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Nusantara

BNPB Cegah Karhutla di Kalteng Meluas, Satgas Darat dan Udara Dioptimalkan

by Aria Triyudha
31/07/2026
BNPB Cegah Karhutla di Kalteng Meluas, Satgas Darat dan Udara Dioptimalkan

Ilustrasi penanganan karhutla di Provinsi Kalteng. (Foto: X/@bpbdkalteng)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat koordinasi lintas instansi terkait upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penguatan sinergi dilakukan guna memastikan penanganan karhutla, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dapat berlangsung secara efektif.

“Penguatan koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah meluasnya dampak karhutla yang tengah terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto dalam keterangannya usai Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Karhutla di Provinsi Kalteng, dikutip Jumat (31/7/2026).

Berdasarkan data terbaru, luas lahan yang terdampak kebakaran di Provinsi Kalteng tercatat mencapai 3.069,52 hektare. Kondisi ini menjadikan Kalteng sebagai salah satu provinsi prioritas dalam penanganan karhutla. Sebab, sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut yang memiliki karakteristik mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

“Ini merupakan perintah dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kami dari kementerian/lembaga, TNI, dan Polri, serta pemerintah daerah bergerak sesuai tugas pokok masing-masing. BNPB yang diamanatkan memegang komando saat tanggap dan siaga darurat turun langsung untuk memastikan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah berjalan optimal,” ujar Suharyanto.

Penguatan koordinasi melalui rapat koordinasi tersebut juga menjadi langkah antisipatif menghadapi puncak fenomena El Nino yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Menyikapi kondisi tersebut, Suharyanto menekankan agar seluruh unsur yang terlibat terus mengoptimalkan operasi gabungan penanganan karhutla melalui satgas darat maupun udara.

Selain itu, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga akan diperkuat dengan adanya penambahan armada pesawat untuk mempercepat pengendalian kebakaran dan meminimalkan potensi meluasnya titik api.

Saat ini, dukungan operasi satgas udara penanganan karhutla di Kalteng oleh BNPB terdiri dari heli patroli sebanyak dua unit, heli waterbombing tiga unit, dan pesawat jenis caravan untuk OMC.

“OMC ini yang perlu ditambah karena sekarang di Kalimantan Tengah ini masih ada awan hujan, pertumbuhan awan hujan, dan ini kita sepakat nanti untuk dimaksimalkan,” kata Suharyanto memaparkan.

Pada rapat koordinasi tersebut, sejumlah titik prioritas penanganan karhutla telah diidentifikasi, di antaranya Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau dan Kelurahan Kameloh Baru, Kota Palangka Raya.

Pemprov Kalteng sebelumnya telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang berlaku sejak 26 Mei hingga 31 Oktober 2026.

Suharyanto mengungkapkan, penanganan di area Tumbang Nusa menjadi prioritas utama beberapa waktu ke depan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan lalu lintas jalan lintas kabupaten/kota.

“Tadi dipaparkan bahwa ada kebakaran yang mendekati jalan di area Tumbang Nusa. Ini akan kita intervensi secara serius. Seluruh armada pesawat water bombing akan kita prioritaskan ke titik tersebut, dikombinasikan dengan OMC untuk memicu hujan deras,” ucap dia menegaskan.

Selain memperkuat upaya penanganan karhutla, Suharyanto juga meminta pemerintah daerah bersama seluruh instansi terkait untuk meningkatkan langkah antisipasi menghadapi potensi puncak El Nino dan kekeringan.

Upaya tersebut dilakukan dengan terus memantau perkembangan iklim dan cuaca, mengintensifkan patroli di wilayah rawan karhutla, serta memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, baik perorangan maupun korporasi.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga diminta segera mendata dan memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar dalam penyediaan sarana air bersih, seperti pembangunan sumur bor, pipanisasi jaringan air bersih, maupun distribusi air menggunakan mobil tangki, sehingga kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

 

Previous Post

Sidang Korporasi LPEI, Ahli Sarankan Dahulukan Prosedur Perdata Sebelum Proses Pidana

Next Post

Kabar Duka, Trisno PAS Band Meninggal Akibat Komplikasi Penyakit

Related Posts

12.285 Personel dan 7 Helikopter Dikerahkan Demi Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel
Nusantara

12.285 Personel dan 7 Helikopter Dikerahkan Demi Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

237 Jiwa Pengungsi Gempa NTT Kembali ke Rumah, BNPB Kebut Pemulihan Hunian
Nusantara

237 Jiwa Pengungsi Gempa NTT Kembali ke Rumah, BNPB Kebut Pemulihan Hunian

Rapat Bersama Presiden, Mendagri Tito Dorong Pencegahan Karhutla di Riau Diperkuat
Nusantara

Rapat Bersama Presiden, Mendagri Tito Dorong Pencegahan Karhutla di Riau Diperkuat

Karhutla Kalimantan Banyak Terjadi di Lahan Gambut, Begini Langkah BNPB
Nusantara

Karhutla Kalimantan Banyak Terjadi di Lahan Gambut, Begini Langkah BNPB

Leave Comment

Terkini

Konsep Otomatis

Pengaruh Politik Jokowi Dinilai Memudar, Tak Mampu Dongkrak Elektabilitas PSI

Kenneth DPRD DKI Awasi Langsung Modifikasi Cuaca, 1 Ton Garam Ditebar di Langit Jabodetabek

Kenneth DPRD DKI Awasi Langsung Modifikasi Cuaca, 1 Ton Garam Ditebar di Langit Jabodetabek

Sosialisasi dan Percepatan KNMP 2027, Satgas Perencanaan Perkuat Dukungan Lintas Kementerian-Lembaga

Sosialisasi dan Percepatan KNMP 2027, Satgas Perencanaan Perkuat Dukungan Lintas Kementerian-Lembaga

KPK Benturkan Keputusan Pembiayaan Haji dengan Pembagian Kuota Tambahan

Skema 50:50 Arahan Jokowi, Yaqut Soroti Pansus dan Komisi VIII DPR Tak Dihadirkan di Sidang

Kasus Lahan Rorotan, Eks Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory Didakwa Terima Rp15 Miliar

Kasus Lahan Rorotan, Eks Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory Didakwa Terima Rp15 Miliar

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Cari Aktor Lain di Proyek EDC BRI, KPK Dalami Peran Direktur Utama PT Integra Pratama

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.