HARNAS.CO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah (pemda) untuk memperkuat daya beli masyarakat. Upaya ini bisa dilakukan dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Tolong juga daerah-daerah menjelang Lebaran ini digelontorkan bansos baik tunai maupun non-tunai, barang misalnya kepada masyarakat agar daya beli masyarakat meningkat,” kata Tito pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (24/3/2025).
Lebih lanjut, Tito juga Guna meminta kepala daerah di seluruh Indonesia untuk melakukan rapat internal untuk mengoptimalkan target pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan begitu, pemda dapat memberikan stimulus positif bagi perekonomian daerah dan memperkuat daya beli masyarakat.
“Agar target pendapatan betul-betul bisa optimal dan tolong jangan disimpan (anggarannya), belanjakan agar ada uang yang beredar di masyarakat, sehingga dapat memicu juga swasta dan memperkuat daya beli masyarakat,” ujar dia menegaskan.
Tak hanya itu, Tito turut memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang Lebaran relatif terkendali. Terlebih, saat ini mendekati panen raya beras dan jagung. Hal ini tentunya akan membuat ketersediaan pangan tercukupi.
“Intinya jelang Lebaran ini kesiapan pangan kita cukup,” ucap Tito.
Kemudian, mantan Kapolri itu juga menyoroti sejumlah komoditas yang perlu diperhatikan berbagai pihak terkait. Hal ini antara lain terkait kenaikan harga minyak goreng di beberapa wilayah di Indonesia.
persoalan lain yang turut disorot yaitu bawang putih. Tito berharap, Kementerian Perdagangan (Kemendag) dapat segera mengatasi persoalan tersebut.
Dia juga mendorong agar gerakan menanam digalakkan untuk mendukung produksi cabai rawit. (dha)










