HARNAS.CO.ID – Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) menyelidiki dugaan korupsi pada kegiatan skema kredit ekspor berbasis perdagangan (SKEPB) rajungan dan daging sapi pada PT Surveyor Indonesia.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksan Agung Ketut Sumedana, penyidik telah melakukan gelar perkara dan memutuskan peningkatan penanganan kasus tersebut dari penyidikan ke penyidikan umum.
“Berdasarkan gelar perkara pada 21 Oktober 2022, kasus tersebut sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan umum,” kata Ketut dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/11/2022).
Dalam menelisik kasus tersebut, kata dia, penyidik telah memeriksa saksi kurang lebih 20 orang dan sudah melakukan penggeledahan di tiga tempat. Penggeledahan itu pada 27 dan 28 Oktober lalu.
Tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor PT Surveyor Indonesia, Jalan Gatot Subroto, kemudian di PT Asuransi Jasaraharja Putera. “Selanjutnya yang kami geledah di kediaman Bambang Isworo (mantan Direktur Operasi Surveyor Indonesia),” katanya.
Dari hasil penggeledahan tersebut, lanjut Ketut, penyidik menemukan dokumen-dokumen penting yang terkait dengan perkara tersebut. “Penyidik juga menyita barang-barang elektronik (BBE) yang terkait dengan perkara ini,” kata Ketut.
Kasus ini baru dalam tahap penyidikan umum, dan ditargetkan dalam waktu dekat bakal ditingkatkan penanganan perkara menjadi penyidikan khusus.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Kuntadi mengatakan, Direktur Operasi Surveyor Indonesia yang kala itu dijabat oleh Bambang Isworo diduga berkegiatan bisnis di luar institusinya. Yang bersangkutan ada dugaan menjaminkan institusinya dalam kegiatan bisnis tersebut.
“Jadi, faktanya bagaimana? Nanti kami dalami,” kata Kuntadi.
PT Surveyor Indonesia (PTSI) merupakan salah satu BUMN dengan misi awal membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam memperlancar aliran barang modal dan peralatan ke Indonesia.
PTSI memberikan beberapa layanan berupa pemeriksaan teknis, survei, pengkajian, penilaian pengawasan, auditing, serta konsultansi. Layanannya mencakup berbagai bidang jasa, termasuk industri, pemerintah, pengembangan wilayah, minyak dan gas bumi, mineral, sistem dan sertifikasi, lingkungan, pertanian, serta manajemen outsourcing.
Surveyor Indonesia menjadi mitra strategis bagi pemerintah, swasta, dan patner kerja perusahaan lainnya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan produk dalam negeri pada bidang infrastruktur, kemaritiman, energi, dan ketahanan pangan.
Mitra tidak hanya sebatas pelanggan ketika bekerja sama, tetapi sebagai rekan bisnis berkelanjutan dalam hubungan jangka panjang.
Editor: Ridwan Maulana










