HARNAS.CO.ID – Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) diharapkan bisa wujudkan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia. Gelaran busana ini juga dinilai berpotensi memperkuat ekosistem fesyen di Tanah Air.
“Pendekatan ekosistem penting karena kita punya cita-cita menjadi pusat fesyen muslim dunia,” kata Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan Miftah Farid dalam konferensi pers daring Jakarta Muslim Fashion Week, Selasa (4/10/2022).
Menurut dia, JMFW adalah bagian ekosistem pengembangan fesyen muslim yang bertujuan mempromosikan produk fesyen muslim Indonesia. Gelaran ini juga bertujuan meningkatkan daya saing di pasar internasional, termasuk menjadikan Indonesia menjadi pusat fesyen muslim dunia.
Peragaan busana ini gagasan dari Kementerian Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Rencananya akan dilaksanakan pada 20-22 Oktober 2022 bersamaan Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-37 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City Tangerang, Banten.
Gelaran ini akan menghadirkan peragaan busana, trade show serta acara bincang-bincang yang melibatkan dari pelaku industri fesyen, jenama fesyen, aksesoris dan kosmetik hingga perusahaan tekstil. Dengan lebih dari 100 jenama yang berpartisipasi, Miftah berharap JMFW dihadiri ribuan pengunjung, termasuk orang-orang yang mengunjungi pameran dagang tahunan Trade Expo Indonesia.
“Penyelenggaraan JMFW ini back to back dengan TEI, tahun ini kami berkolaborasi dengan KADIN daerah dan industri tekstil, sehingga apa yang kita rangkul itu benar-benar mencerminkan potensi di daerah,” ujarnya.
JMFW juga berkolaborasi dengan akademisi untuk inkubasi dan lokakarya yang disebutnya penting untuk mempersiapkan produk-produk berkualitas tinggi.
Dia berharap para pelaku fesyen Indonesia dapat memanfaatkan peluang untuk memperkenalkan produk ke masyarakat yang lebih luas lewat acara ini, termasuk memperkenalkan potensi fesyen Indonesia kepada buyer internasional.
“Kami telah berkoordinasi dengan perwakilan perdagangan luar negeri untuk mengundang buyer dari sektor fesyen, kosmetik, aksesoris dan tekstil. Ini betul-betul kami siapkan,” tuturnya.
Rencananya JMFW akan dibuka oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan menghadirkan bincang-bincang dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, business matching, peragaan busana Miss Grand Internasional dan Vokasi Kemendikbud hingga kolaborasi jenama fesyen muslim.
Penulis: Kusumah








