Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Kesra

Wacana UN Dihidupkan Lagi: P2G Ingatkan Kemendikdasmen Tak Gegabah hingga Singgung Anies Baswedan

by Ridwan Maulana
04/01/2025
Cleansing Guru Honorer Disesalkan, P2G: Seperti Benda yang Mengganggu, Padahal Mereka Manusia

Kepala Bidang Advokasi Guru P2G Iman Zanatul Haeri (kedua dari kanan). (Foto: Dokumentasi P2G)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tak gegabah menghidupkan kembali Ujian Nasional (UN). Hal ini dikemukakan P2G seiring mencuatnya wacana akan diadakannya UN pada tahun 2026.

“Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan Kemdikdasmen,” kata Kepala Bidang Advokasi P2G, Iman Zanatul Haeri dalam keterangannya dikutip Sabtu (4/1/2025).

Pertimbangan pertama, kata dia menjelaskan, asesmen terstandar bagi murid yang diselenggarakan itu harus jelas tujuan, fungsi, anggaran pembiayaan, kepesertaan, instrumen, gambaran teknis, dan dampaknya. Aspek krusial yang harus diperhatikan juga adalah kriteria asesmen bagi murid yang bertujuan mengevaluasi sistem pendidikan.

Menurut Iman, asesmen dirancang perlu sesuai tujuan sistem pendidikan, bersifat low-stake (tidak berisiko apapun terhadap capaian akademik murid), dan memuat informasi komprehensif dari segi input, proses serta output pembelajaran.

“Jika UN digunakan sebagai penentu kelulusan siswa, ini jelas harus ditolak. Karena bersifat high stakes testing bagi murid,” ujar Iman memaparkan.

Lebih lanjut, Iman menyebut, fungsi UN pada masa lalu mencampuradukkan fungsi asesmen sumatif bagi murid, formatif bagi sekolah. Bahkan dijadikan alat menyeleksi murid masuk ke jenjang pendidikan di atasnya dalam proses PPDB yang menggunakan nilai UN. Nilai UN tertera di belakang ijazah sebagai bentuk sertifikasi (penyertifikatan) capaian belajar siswa.

“UN pada masa lampau sangat tidak adil, hanya berorientasi kognitif, mendistorsi proses pendidikan itu sendiri, dan mengkotak-kotakan mana mata pelajaran penting dan yang tidak,” lanjut Iman.

Ia lalu menyinggung era Kementerian Pendidikan dipimpin Anies Baswedan dan Muhadjir Effendy, UN tetap diadakan tapi tidak lagi penentu kelulusan.

Iman melanjutkan, jika UN yang akan dikembalikan Mendikdasmen Abdul Muti seperti era Mendikbud Muhajir, ini dapat saja diberlakukan. Namun, harus jelas tujuan, fungsi, skema, anggaran, kepesertaan, instrumen, teknis implementasi, dan dampaknya

“Apakah ujiannya berbasis mata pelajaran, apa saja? Empat mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan mata pelajaran pilihan untuk SMA/SMK/MA? Atau justru semua pelajaran yang di-UN-kan?” ujar Iman mempertanyakan.

Dia lantas mengungkapkan, skema UN yang pernah dilakukan di SMA/SMK/MA yaitu tiga mata pelajaran wajib ditambah satu mata pelajaran peminatan. Hal ini, menurut Iman, mendiskriminasikan mata pelajaran wajib lainnya seperti Pendidikan Pancasila, PJOK, Seni Budaya dan Pendidikan Agama.

Sebab, kata Iman menambahkan, apabila UN bertujuan mengevaluasi implementasi kurikulum, harusnya semua mata pelajaran dalam standar isi yang diujikan. Sedangkan, Jika UN berbasis mata pelajaran, risiko biaya akan besar.

“Biaya UN dulu menguras APBN sampai Rp500 miliar. APBN untuk Kemdikdasmen tahun 2025 saja hanya Rp33,5 triliun. Rasanya anggaran UN yang besar itu akan mengganggu program prioritas pendidikan yang lain,” ujar Iman.

Penulis: Aria Triyudha

Previous Post

MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden, Jimly Asshiddiqie: Positif untuk Mutu Demokrasi Indonesia

Next Post

Hapus Utang UMKM, Pemerintah Diminta Cermat dan Sediakan Solusi Alternatif bagi Pengusaha

Related Posts

Prabowo vs Anies Berpeluang Terjadi di Pilpres 2029, Dedi Mulyadi Kuda Hitam
Politik

Prabowo vs Anies Berpeluang Terjadi di Pilpres 2029, Dedi Mulyadi Kuda Hitam

Imbas Demo, P2G Ingatkan Kemendikdasmen-Kemenag Pantau Efektivitas PJJ di Puluhan Daerah
Kesra

Imbas Demo, P2G Ingatkan Kemendikdasmen-Kemenag Pantau Efektivitas PJJ di Puluhan Daerah

Menengok Cerita Cinta Anies Baswedan Lewat ‘Senyum Manies Love Story’
Lifestyle

Menengok Cerita Cinta Anies Baswedan Lewat ‘Senyum Manies Love Story’

Artis Marissa Haque Wafat, Anies Baswedan: Beliau Banyak Beri Teladan kepada Publik
Kesra

Artis Marissa Haque Wafat, Anies Baswedan: Beliau Banyak Beri Teladan kepada Publik

Leave Comment

Terkini

BNPB Cegah Karhutla di Kalteng Meluas, Satgas Darat dan Udara Dioptimalkan

BNPB Cegah Karhutla di Kalteng Meluas, Satgas Darat dan Udara Dioptimalkan

El Nino Diprediksi hingga Awal 2027, BMKG Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca

El Nino Diprediksi hingga Awal 2027, BMKG Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca

Jaga Kebebasan Berpendapat, Dea Anugrah Tekankan Kritik Berbasis Data dan Keterlibatan dengan Masyarakat

Jaga Kebebasan Berpendapat, Dea Anugrah Tekankan Kritik Berbasis Data dan Keterlibatan dengan Masyarakat

Ringankan Beban Pedagang Martabak Korban Pencurian, Kapolsek Pesanggrahan Beri Tali Asih dan Borong Habis Dagangan

Ringankan Beban Pedagang Martabak Korban Pencurian, Kapolsek Pesanggrahan Beri Tali Asih dan Borong Habis Dagangan

Usut Tiga Korporasi Batu Bara Kukar, KPK Periksa Geisz Chalifah dan Notaris Sahdat Ginting

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.