HARNAS.CO.ID – Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin mengingatkan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2024-2027 tak salah memilih kandidat pimpinan lembaga antirasuah tersebut. Dengan kata lain, pansel harus melakukan seleksi ketat dalam proses rekrutmen agar pimpinan terpilih nantinya dapat tegas memberantas korupsi di Indonesia.
“Kita harapkan pansel ini bekerja dengan baik dan bisa menyeleksi betul calon-calon pimpinan KPK ke depan. Nah kita harapkan ke depan tentu lebih baik lagi, ya, supaya betul-betul yang memiliki integritas, kemampuan dan integritas melakukan (pemberantasan korupsi),” kata Ma’ruf dalam keterangan pers usai meninjau kawasan perkebunan tebu Sermayam, Kampung Ngguti Bob, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (4/6/2024).
Ma’ruf menjelaskan, setelah melewati lima periode kepemimpinan, sudah banyak pengalaman yang dapat dijadikan referensi dalam pemilihan calon pimpinan mendatang.
“Karena sudah sekian periode ya, sudah berapa, lima ya, saya kira sudah banyak tentu pengalaman yang sudah dijalankan,” ujarnya.
Lebih jauh, Ma’ruf menilai, pengalaman tersebut juga dapat menjadi pegangan agar penanganan pemberantasan korupsi ke depan lebih baik lagi.
“Hambatannya, atau hal-hal yang (terkait) keberhasilannya, saya kira lima tahun ini diharapkan sudah cukup semacam pengalaman-pengalaman yang sudah dilakukan itu. Karena itu kita harapkan ke depan sudah bisa bekerja lebih baik lagi,” kata Ma’ruf menegaskan.
Diketahui, Pansel Capim dan Anggota Dewan Pengawas KPK 2024-2027 telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 63/P Tahun 2024. Dalam menjalankan tugasnya, pansel harus menyeleksi dan menentukan sepuluh nama calon pimpinan serta calon dewan pengawas untuk diserahkan kepada Presiden.
Penulis: Aria Triyudha








