HARNAS.CO.ID – Film bertajuk Tanah Runtuh siap hadir ke tengah masyarakat Tanah Air melalui penayangan di seluruh bioskop Indonesia mulai Kamis (25/6/2026).
Sinema yang disutradarai Rudi Soedjarwo, diproduseri Denny Siregar, serta dibintangi antara lain oleh Vino G. Bastian dan Sigi Wimala ini mengupas perjalanan dua kakak beradik, Ringgo (11) dan Kai yang terpisah dari ibu mereka dengan latar kerusuhan di Desa Tanah Runtuh, Poso, Sulawesi Tengah.
Melalui film itu, penonton akan disuguhkan dan diajak menyelami kisah menyentuh mengenai kepedulian tanpa syarat dan cinta sesama anak bangsa untuk saling tolong-menolong meski kerusuhan sedang berkecamuk. Dengan kata lain, tergambarnya adegan manusia-manusia yang harus tetap hidup, mencintai, dan saling menjaga di tengah situasi yang tidak mereka pilih.
Salah satunya lewat sosok Ringgo yang dikisahkan sebagai anak Down Syndrome dan menjadi jantung emosional sinema itu. Ringgo sendiri diperankan oleh Rhido Khaliq yang memang anak dengan Down Syndrome.
Ringgo bukan karakter yang hadir untuk dikasihani atau dijadikan simbol perjuangan. Namun, ia adalah manusia yang utuh dengan rasa takut, rasa sayang, dan cara pandang yang justru menjadi sentral penuh emosi emosional dari keseluruhan film.
Artinya, Ringgo juga dihadirkan bukan sebagai latar atau pelengkap, tetapi karakter utama yang tangguh dengan seiring rasa takut, harapan, dan cara mencintai yang otentik.
“Dia tidak melihat banyak sekat, tidak melihat kerumitan. Dia hanya tahu cara menyayangi orang-orang yang dia cintai. Kadang orang dewasa justru terlalu sibuk dan terlalu rumit,” kata sang sutradara Rudi Soedjarwo di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).
Rudi menjelaskan, lewat karakter Ringgo, dirinya mengaku diingatkan lagi bahwa hal-hal paling penting dalam hidup yang sebenarnya sangat sederhana.
Sementara, Denny Siregar selaku produser menegaskan, Down Syndrome tidak pernah diposisikan sebagai “pesan” dalam film ini. Akan tetapi, merupakan perspektif yang membawa penonton kembali pada kemanusiaan paling mendasar.
“Lewat Ringgo, saya merasa kita diingatkan kembali pada sesuatu yang sangat
sederhana: bahwa manusia bisa saling mencintai tanpa syarat dan saling menjaga tanpa harus melihat perbedaan,” katanya.
“Seiring dunia yang semakin rumit, kadang kita justru belajar dari mereka yang memandang hidup dengan lebih jujur dan lebih tulus,” ucap Denny menambahkan.
Lebih lanjut, aktor Vino G. Bastian, yang memerankan sosok Idham mengatakan, proses bekerja bersama Ridho Khaliq
meninggalkan kesan mendalam. Sosok Idham digambarkan sebagai anggota polisi yang secara tak terduga menjadi pelindung Kai dan Ringgo.
“Ada kejujuran, ada cinta, dan ada ketulusan dalam cara Ringgo melihat dunia, sesuatu
yang mungkin mulai jarang kita temukan dalam kehidupan orang dewasa hari ini. Kadang yang paling penting bukan menjadi yang paling kuat, melainkan tetap punya hati untuk peduli pada orang lain,” ujar Vino.
Adapun Yoan yang memerankan Kai, mengungkapkan, chemistry antara dirinya dan Ridho yang terbangun secara
alami selama proses syuting menjadi salah satu kekuatan terbesar film Tanah Runtuh.
“Aku justru banyak belajar dari Ridho. Dia mengajarkan saya untuk lebih sabar, lebih
tenang, dan lebih menikmati momen. Kadang orang dewasa terlalu banyak berpikir, sementara Ridho punya cara melihat dunia yang lebih sederhana dan tulus,” kata Yoan.
Ridho Khaliq pun turut menjawab tentang karakter Ringgo. Dia menjawab dengan cara yang paling sederhana dan tulus.
“Ringgo itu sayang sama Ibu, sayang sama Kai, dan sayang sama semua orang. Aku
senang bisa jadi Ringgo. Aku juga senang punya banyak teman baru,” kata Ridho.










