Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Nusantara

12.285 Personel dan 7 Helikopter Dikerahkan Demi Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

by Aria Triyudha
15/09/2026
12.285 Personel dan 7 Helikopter Dikerahkan Demi Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla di Posko Utama Satgas Karhutla di Kantor BPBD Provinsi Sumsel, Selasa (15/9/2026). (Foto: Dok BNPB)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Operasi dilakukan melalui pemadaman darat serta udara menggunakan water bombing, patroli udara, serta pemantauan kondisi awan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Ini merupakan bentuk nyata bahwa pemerintah hadir langsung untuk melakukan evaluasi demi percepatan penanganan karhutla disini,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla di Posko Utama Satgas Karhutla di Kantor BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (15/9/2026).

Rapat tersebut menjadi forum evaluasi bersama untuk melihat perkembangan penanganan karhutla sekaligus menentukan langkah lanjutan berdasarkan kondisi terkini di lapangan.

Berdasarkan data rapat koordinasi penanganan karhutla Sumatera Selatan per Selasa, terpantau 1.737 titik panas (hotspot) di wilayah Sumsel.

Hasil pemantauan mengidentifikasi 20 titik api (fire spot) dengan estimasi luasan sekitar 404,22 hektare. Upaya pemadaman telah menangani sekitar 319,97 hektare. Langkah ini terdiri dari pemadaman melalui Satgas Darat sekitar 289,97 hektare dan dukungan operasi udara melalui water bombing sekitar 30 hektare. Sementara, sekitar 84,25 hektare masih dalam penanganan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian, khususnya pada kawasan yang memiliki potensi gambut dan lahan rawan terbakar. Kewaspadaan juga ditingkatkan seiring kondisi cuaca panas dan potensi meluasnya titik api.

Penanganan di lapangan melibatkan 12.285 personel gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, KTPA, MPA, serta tim pemadam dari beberapa perusahaan. Kekuatan tersebut didukung operasi udara berupa patroli dan tujuh unit helikopter water bombing.

Operasi darat diprioritaskan pada fire spot aktif serta lokasi yang berpotensi mengalami perluasan. Mobilisasi personel dan peralatan disesuaikan dengan tingkat kerawanan masing-masing wilayah. Termasuk, memastikan dukungan logistik, air, bahan bakar minyak (BBM), dan sarana pemadaman tersedia di lapangan.

Wilayah yang menjadi prioritas di Provinsi Sumsel antara lain Kabupaten Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Banyuasin, Penukal Abab Lematang Ilir, serta Kota Palembang.

Penetapan prioritas dilakukan berdasarkan hasil pemantauan hotspot, fire spot, tingkat kejadian, serta potensi penyebaran kebakaran.

Dukungan operasi udara terus dilakukan untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit ditangani melalui jalur darat. Water bombing diprioritaskan pada wilayah dengan api besar, kawasan gambut dalam, serta lokasi yang memiliki potensi penyebaran cepat.

Dari sekitar 88 hektare area yang menjadi sasaran operasi udara, sekitar 30 hektare telah berhasil dipadamkan.

Di sisi lain, kondisi cuaca masih menjadi tantangan. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum dapat dilaksanakan karena belum terdapat pertumbuhan awan hujan yang memadai. Kondisi tersebut turut menyebabkan penurunan jarak pandang di sekitar fire spot akibat kabut asap.

Untuk meningkatkan kecepatan respons, BNPB mendorong penguatan satgas darat melalui penambahan personel berbasis masyarakat.

Salah satu usulan yang disiapkan adalah pembentukan 50 tim Satgas Darat Masyarakat Peduli Api (MPA), masing-masing beranggotakan 15 orang, sehingga terdapat tambahan 750 personel.

Setiap tim akan mendapatkan dukungan peralatan pemadaman, antara lain pompa air, selang, nozzle, sepatu pelindung, dan pompa punggung. Penguatan tersebut diarahkan agar masyarakat di sekitar wilayah rawan dapat melakukan deteksi dan penanganan awal secara cepat sebelum api berkembang lebih luas.

“Ini perlengkapan minimal bagi satgas darat, yaitu nozzle pemadam, sepatu boot, jet shooter backpack, selang hantar dan pompa air. Satu regu 15 orang, dibentuk regu-regu itu, nanti akan kita dukung perlengkapan ini,” ujar Suharyanto.

Selain penanganan, upaya pencegahan juga dilakukan melalui peningkatan patroli terpadu dan sosialisasi larangan pembakaran lahan. Pengawasan terhadap perusahaan dan pemilik atau pengelola lahan terus ditingkatkan. Setiap kejadian yang memenuhi unsur pelanggaran akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.

Masyarakat juga didorong berperan aktif dalam melaporkan kemunculan api sedini mungkin. Setiap hotspot yang terindikasi sebagai kebakaran aktif perlu segera diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh unsur terkait.

BNPB bersama pemerintah daerah juga memperhatikan dampak karhutla terhadap masyarakat, khususnya akibat asap dan penurunan kualitas udara. Informasi terkait Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan kualitas udara perlu disampaikan secara cepat dan mudah dipahami masyarakat, disertai langkah mitigasi apabila kondisi udara memburuk serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan instansi terkait.

BNPB mencatat perlunya penguatan sistem pendataan hasil penanganan di lapangan. Meskipun berbagai upaya pemadaman telah dilakukan, capaian penanganan di sejumlah lokasi belum seluruhnya tercatat dan terhimpun secara optimal.

Penguatan pendataan diperlukan agar perkembangan penanganan dapat dipantau secara akurat dan menjadi dasar pengambilan keputusan berikutnya.

 

Previous Post

Purbaya Didepak dari Kursi Menkeu, Dua Hal Ini Diduga Penyebabnya

Related Posts

237 Jiwa Pengungsi Gempa NTT Kembali ke Rumah, BNPB Kebut Pemulihan Hunian
Nusantara

237 Jiwa Pengungsi Gempa NTT Kembali ke Rumah, BNPB Kebut Pemulihan Hunian

Rapat Bersama Presiden, Mendagri Tito Dorong Pencegahan Karhutla di Riau Diperkuat
Nusantara

Rapat Bersama Presiden, Mendagri Tito Dorong Pencegahan Karhutla di Riau Diperkuat

Karhutla Kalimantan Banyak Terjadi di Lahan Gambut, Begini Langkah BNPB
Nusantara

Karhutla Kalimantan Banyak Terjadi di Lahan Gambut, Begini Langkah BNPB

Update Gempa NTT: 71 Orang Meninggal, 398 Ton Bantuan Terdistribusi
Nusantara

Update Gempa NTT: 71 Orang Meninggal, 398 Ton Bantuan Terdistribusi

Leave Comment

Terkini

12.285 Personel dan 7 Helikopter Dikerahkan Demi Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

12.285 Personel dan 7 Helikopter Dikerahkan Demi Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

Purbaya Didepak dari Kursi Menkeu, Dua Hal Ini Diduga Penyebabnya

Purbaya Didepak dari Kursi Menkeu, Dua Hal Ini Diduga Penyebabnya

Korupsi Transfer Pricing Selama 17 Tahun, Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korporasi

Terus Diusut, Kejagung Buru Tersangka Perkara PT. PSMI

Wakil Jaksa Agung, Jampidsus Hingga Jampidum Dirombak Presiden pasca Kasus Febrie

Modus PT PMM Korupsi, Kejagung Periksa Saksi dari Laboratorium BC di Ekspor Logam Tanah Jarang

Tetapkan 8 Tersangka, KPK Tahan Fahd A Rafiq hingga Presdir Summarecon

Tetapkan 8 Tersangka, KPK Tahan Fahd A Rafiq hingga Presdir Summarecon

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.