HARNAS.CO.ID – Aktivitas perdagangan di Teras Lenteng Agung (LA), Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) terus bergeliat seiring meningkatnya transaksi jual beli.
Peningkatan itu antara lain tak lepas dari kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Administrasi Jaksel yang rutin makan siang dan berbelanja di lokasi di Teras LA sejak Senin (26/1/2026). Tercatat, nilai transaksi pedagang menembus lebih dari Rp 8 juta dalam sehari.
“Pada hari pertama transaksi dari ASN mencapai Rp5,7 juta. Hari kedua bahkan meningkat lebih dari Rp 8 juta,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jaksel Sayid Ali ketika mengunjungi Teras LA, Kamis (29/1/2026).
Sebelumnya, Wali Kota Jaksel M Anwar memang mengarahkan para ASN Pemkot Jaksel berperan aktif untuk ikut menggerakkan roda transaksi di Teras LA. Secara konkret, para ASN yang datang ke lokasi ini harus sebagai rombongan jadi beli alias rojali.
Teras LA sendiri awalnya bernama Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung. Sentra ini didirikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai tempat relokasi pedagang kawasan Pasar Barito, Kebayoran Baru, Jaksel.
Lebih lanjut, dalam kunjungannya hari ini, Sayid Ali meninjau langsung di Teras LA.
Dia didampingi antara lain Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jaksel Dedy Setiono, Kepala Bagian Perekonomian Jakarta Selatan Siswanto, dan sejumlah pejabat lainnya.
Sayid Ali berkeliling menyambangi ASN dari 17 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang sedang menikmati hidangan di bawah tenda masing-masing kios di Teras LA. Selanjutnya, ia membeli pecel sayur untuk makan siang.
“Saya bersama ASN dari 17 SKPD makan siang di Teras LA,” ujar Sayid.
Ia menilai, peran aktif ASN meramaikan Teras Lenteng Agung terbukti cukup membantu pedagang, terutama pada tahap awal pengoperasian kawasan sentra kuliner.
Sayid mengungkapkan, setiap ASN yang melakukan transaksi wajib melaporkan bukti belanja melalui tautan yang telah disediakan.
Kemudian, bukti transaksi dikirim ke grup WhatsApp masing-masing SKPD sebagai bagian dari mekanisme pemantauan.
Sayid menyebut, setiap hari ada 17 SKPD yang dijadwalkan datang ke Teras LA.
“Total ASN yang datang ke sini bisa lebih dari 100 orang per hari,” ujar dia.
Sementara, bagi ASN yang berhalangan hadir secara langsung tetap diwajibkan berpartisipasi dengan bertransaksi melalui tautan yang sama dan menitipkan pembelian kepada rekan kerja.
Sayid Ali berharap, omzet pedagang di Teras LA terus meningkat.
Ia pun menilai, suasana Teras LA nyaman untuk menikmati kuliner lantaran udaranya masih seju sejuk dan tidak bising.
“Saya sebenarnya ingin sampai sore menikmati suasananya, tapi masih ada agenda rapat,” kata Sayid
Diketahui, selain ASN, Teras LA ini juga mulai ramai dikunjungi masyarakat umum dan anak-anak muda, terutama malam hari.










