Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Politik

Faktor Jokowi Diduga Penyebab Golkar Dukung Prabowo-Gibran, Pengamat: Seharusnya Usung Kader Sendiri

by Aria Triyudha
22/12/2025
Gantikan Prabowo, Gibran Pimpin Delegasi RI di KTT G20 Afrika Selatan

Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka saat dilantik sebagai Presiden-Wapres RI masa jabatan 2024-2029 dalam Sidang MPR di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Foto:BPMI Setpres)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang menyatakan partai berlambang pohon beringin itu akan setia mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dipandang aneh dan dapat memunculkan polemik.

Menurut Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, dukungan Golkar tersebut diduga tak terlepas dari upaya mengakomodasi kepentingan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kemungkinan itu besar terjadi karena faktor Bahlil, yang merupakan loyalis Jokowi,” kata Jamiluddin dikutip Senin (22/12/2025).

Dengan kata lain, dia menjelaskan, dukungan Golkar itu bisa jadi merupakan upaya Bahlil mengikat Prabowo agar tetap bersama Gibran.

“Apabila tetap diikat sejak awal, Prabowo diharapkan tidak punya pilihan lain selain memilih Gibran menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029,” ucap Jamiluddin.

Ia menyebut, apabila hal itu benar, maka dukungan Golkar kepada Prabowo-Gibran menjadi aneh. Sebab,pasangan Prabowo – Gibran dianggap relatif pincang.

“Prabowo tampak begitu mumpuni. Kapasitasnya sudah tak perlu diragukan lagi. Sementara Gibran, belum terlihat kapasitasnya meskipun sudah menjabat wakil presiden lebih satu tahun,” kata Jamiluddin.

Terlebih, sebagai partai besar seperti Golkar justru mengabaikan kader untuk maju pada Pilpres 2029.

“Padahal, banyak kader Golkar yang mumpuni. Bahkan kalau mau jujur, sumber daya manusia (SDM) Golkar termasuk yang terbaik diantara SDM partai lainnya, karena itu, terasa aneh bila Golkar lebih memilih kader lain untuk didukung,” ujar Jamiluddin.

Padahal, kata mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini mengingatkan, hakekat partai selalu mendahulukan kadernya untuk dimajukan menjadi presiden atau wakil presiden. Hal itu tidak terlihat pada Golkar yang sejak berdiri sudah menjadi partai besar.

Oleh karena itu, internal Partai Golkar sepatutnya menilai kembali dukungan tersebut. Setidaknya, Jamiluddin menyarankan, Golkar dapat memberi dukungan yang lebih rasional dengan tidak mengorbankan kadernya yang potensial untuk menjadi pemimpin.

“Golkar selayaknya kembali ke jati dirinya. Sebagai partai, Golkar harus mengedepankan kadernya untuk menjadi pemimpin nasional. Kalau tidak, berarti Golkar sudah gagal dalam kaderisasi,” kata Jamiluddin menambahkan.

Previous Post

Dukung Asta Cita Prabowo, BNN Jaksel Cegah Narkoba Lewat Pelatihan Barista hingga “Ransel”

Next Post

Lewat Bedah Buku, Bawaslu Ungkap Beragam Tantangan Penanganan Pelanggaran Pilkada 2024

Related Posts

Gus Alex Beberkan soal Duit Korupsi Kuota Haji ke Nusron Wahid
Hukum

Gus Alex Beberkan soal Duit Korupsi Kuota Haji ke Nusron Wahid

Tetapkan 8 Tersangka, KPK Tahan Fahd A Rafiq hingga Presdir Summarecon
Hukum

Begini Peran 4 ‘Orang’ Kepercayaan Nusron di Kasus BPN dan Summarecon

Tetapkan 8 Tersangka, KPK Tahan Fahd A Rafiq hingga Presdir Summarecon
Hukum

Tetapkan 8 Tersangka, KPK Tahan Fahd A Rafiq hingga Presdir Summarecon

Hukum

Anak Buah Nusron Ditangkap, KPK Sita 20 Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Terkait OTT Kasus BPN

Leave Comment

Terkini

Cak Imin Siap Bantu KPK Bongkar Korupsi di Kemenaker

Tindak Lanjut OTT yang Batal, Wabub Sekda Hingga Ajudan Bupati Bogor Diperiksa KPK

Duit Rp106,3 Miliar Jadi Petunjuk, KPK Dalami Orang Kepercayaan Nusron Wahid sebagai Markus

Suap HGB Summarecon, Mangkir Lagi KPK Didesak Jemput Paksa Nusron Wahid

Kendalikan Inflasi, Pemda Diingatkan Cek Perkembangan Harga Komoditas di Lapangan

Kendalikan Inflasi, Pemda Diingatkan Cek Perkembangan Harga Komoditas di Lapangan

KPK Usulkan Negara Sita Pejabat yang Tidak Lapor Harta Kekayaan

Eksepsi Dinilai Masuk Pokok Perkara, Bangun Paulus Hadapi Sidang Pembuktian

Saksi Meringankan Bangun Paulus Tidak Berkaitan dengan Pokok Perkara

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Cari Aktor Lain di Proyek EDC BRI, KPK Dalami Peran Direktur Utama PT Integra Pratama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.