HARNAS.CO.ID – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa mayoritas kepala daerah hasil pilkada terakhir merupakan wajah baru yang belum memiliki pengalaman memimpin. Sehingga, menurutnya, para kepala daerah tersebut membutuhkan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Data kami, 80 persen itu adalah yang belum pernah menjabat, baik sebagai wakil bupati, bupati, wali kota, wakil wali kota, gubernur, maupun wakil gubernur,” kata Tito saat pidato dalam agenda Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2025 di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Tito menyebutkan, dari total 548 kepala daerah yang dilantik hingga Februari 2025, sekitar 80 persen belum pernah duduki jabatan eksekutif di tingkat daerah. Hanha 20 persen yang sudah punya pengalaman memimpin dan jam terbang yang cukup.
“Jadi memang perlu mendapatkan arahan dari Bapak Presiden,” tegasnya.
Mantan Kapolri itu juga menyinggung keberadaan tiga asosiasi besar kepala daerah yang menjadi wadah koordinasi dan sinergi pemerintah pusat dan daerah.
Ketiganya yakni Asosiasi Gubernur yang dipimpin Gubernur Jambi Al Haris, Asosiasi Pemerintah Kota (Apeksi) yang diketuai Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, serta Apkasi yang kini dipimpin Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Menurut Tito, Apkasi menjadi organisasi kepala daerah terbesar dengan 416 anggota dan memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kabupaten.
Ditekankan Tito, dengan banyaknya kepala daerah baru, arahan Presiden menjadi sangat penting, sehingga mereka mampu menjalankan pemerintahan daerah dengan baik serta mendukung program nasional yang digulirkan pemerintah pusat.










