Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Hukum

Gus Alex Ungkap Uang USD400 Ribu, Seret Nama Nusron Wahid di Sidang Kuota Haji

Gus Alex menyebut uang tersebut berkaitan dengan permintaan staf ahli Nusron Wahid, Zainal Abidin, yang disebut sebagai teman Nusron Wahid.

by Fadlan Butho
02/09/2026
Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru

Gedung Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat | IST

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID — Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid mencuat dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024. Nama Nusron disebut saat terdakwa Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengorek keterangan saksi Saiful Bahri mengenai uang sebesar USD400 ribu.

Dalam persidangan, Gus Alex menanyakan kepada Saiful yang merupakan mantan sopirnya, apakah dirinya mengetahui permintaan untuk menemui seseorang bernama Erik guna menyerahkan uang USD400 ribu.

Gus Alex menyebut uang tersebut berkaitan dengan permintaan staf ahli Nusron Wahid, Zainal Abidin, yang disebut sebagai teman Nusron Wahid.

“Apakah saudara saksi tahu bahwa pada waktu saudara saksi saya minta, saya meminta saudara saksi untuk ketemu seseorang bernama Erick untuk menyerahkan sejumlah uang sebesar 400 ribu USD. Itu adalah untuk memenuhi permintaan saudara Zainal Abidin, temannya Pak Nuhroin Wahid?” tanya Gus Alex dalam persidangan kasus korupsi haji yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Saiful awalnya mengaku tidak mengetahui tujuan penyerahan uang tersebut. “Waktu itu saya tidak tahu, Pak,” jawab Saiful.

Namun, Saiful kemudian mengaku kembali menanyakan persoalan itu kepada Gus Alex beberapa hari setelahnya. Dari pembicaraan itu, Saiful mengaku baru mengetahui siapa pihak yang disebut berkaitan dengan permintaan uang tersebut.

“Setelah beberapa hari, saya nanya itu bapak, itu sebenarnya siapa? Baru bapak kasih tahu,” ujar Saiful.

Menurut Saiful, setelah mendapat penjelasan dari Gus Alex, dirinya mengetahui bahwa Zainal Abidin meminta uang tersebut dan kemudian Gus Alex memintanya menyerahkan melalui Erik.

“Beberapa waktu setelah itu saya kasih tahu bahwa saudara Zainal Abidin itu meminta, kemudian waktu itu saya minta serahkan ke dia, dia itu adalah temannya Pak Nuhroin Wahid,” kata Saiful.

Gus Alex kemudian memastikan kembali apakah Saiful memahami bahwa permintaan tersebut berasal dari Zainal Abidin dan penyerahan dilakukan melalui Erik.

“Artinya saudara memahami bahwa mengerti ya, mengerti bahwa itu atas permintaan saudara Zainal Abidin dan saya minta saudara untuk menyerahkan melalui saudara Erik,” tanya lagi Gus Alex.

“Siap,” jawab Saiful.

Uang USD400 Ribu dan Nama Nusron

Keterangan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam persidangan, karena menyebut adanya uang dalam jumlah besar, yakni USD400 ribu, sekaligus mengaitkannya dengan nama Zainal Abidin yang disebut sebagai teman Nusron Wahid.

Meski demikian, dalam keterangannya Saiful menegaskan bahwa pada saat awal diminta bertemu Erik, dirinya belum mengetahui tujuan penyerahan uang tersebut. Pengetahuan mengenai kaitan uang dengan Zainal Abidin baru diperolehnya setelah kembali menanyakan persoalan itu kepada Gus Alex.

Persidangan kemudian berlanjut pada pembahasan uang lain yang dititipkan Ridwan kepada Saiful. Saiful mengaku tidak mengetahui jumlah uang yang dititipkan Ridwan dan tidak pernah menghitungnya. Ia juga menyebut uang tersebut kemudian dikembalikan kepada Ridwan dalam kondisi sebagaimana diterima.

“Uang itu yang saya terima dari titipan itu yang diterima dari Ridwan ya memang tidak diapa-apain. Saya kembalikan apa adanya,” ujar Saiful.

Dalam proses pengembalian tersebut, Agus Syafiq disebut mengklaim uang tersebut kurang USD75 ribu. “Itu disampaikan oleh bapak ke saya, itu kurang 75,” kata Saiful.

Gus Alex kemudian memastikan apakah uang yang dititipkan Ridwan maupun uang yang dititipkan Asrul pernah diserahkan kepada dirinya. “Apakah seluruhnya pernah saudara saksi serahkan kepada saya?” Tanya lagi.

“Tidak,” jawab Saiful.

Gus Alex kembali menegaskan pertanyaan tersebut. “Pernahkah saudara saksi serahkan uang itu kepada saya dan uang itu ada di penguasaan saya? Pernah?” Tanya lagi dengan penekanan.

“Tidak,” jawab Saiful.

Menurut Saiful, ketika persoalan tersebut disampaikan kepada Gus Alex, dirinya justru diminta menghubungi pihak terkait untuk mengupayakan pengembalian uang.

“Karena waktu itu begitu saya sampaikan ke bapak, bapak jawabannya adalah silakan hubungi, kalau bisa dikembalikan,” ujarnya.

Persidangan kemudian menyinggung pertemuan Gus Alex dengan Muhammad Al-Fatih yang disebut sebagai utusan Asrul pada Bulan Mei. Saiful mengaku tidak mengetahui pertemuan tersebut.

Previous Post

Muhadjir Konsultasi dengan Presiden Jokowi soal Tambahan Kuota Haji dari MBS

Next Post

Soal Duit, Gus Alex Sebut Ada Permintaan Atas Nama Nusron Wahid 

Related Posts

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru
Hukum

Saksi Sebut ada Perintah Orang Dekat Yaqut Bentuk Tim Hadapi Pansus Haji DPR

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru
Hukum

Keputusan Kuota Tambahan Haji Khusus 50 Persen Dibuat Tanggal Mundur

Hukum

KPK Dalami Aliran Duit Kuota Haji Rp400 Ribu Dolar ke Nusron Wahid

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru
Hukum

Soal Duit, Gus Alex Sebut Ada Permintaan Atas Nama Nusron Wahid 

Leave Comment

Terkini

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru

Saksi Sebut ada Perintah Orang Dekat Yaqut Bentuk Tim Hadapi Pansus Haji DPR

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru

Keputusan Kuota Tambahan Haji Khusus 50 Persen Dibuat Tanggal Mundur

KPK Dalami Aliran Duit Kuota Haji Rp400 Ribu Dolar ke Nusron Wahid

Mahasiswa Didorong Jadi Garda Terdepan Penanganan TBC di Tingkat Desa

Mahasiswa Didorong Jadi Garda Terdepan Penanganan TBC di Tingkat Desa

Bertemu di Vladivostok, Prabowo-Putin Saling Lempar Keramahan di Tengah Hubungan Strategis RI-Rusia

Bertemu di Vladivostok, Prabowo-Putin Saling Lempar Keramahan di Tengah Hubungan Strategis RI-Rusia

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.