HARNAS.CO.ID – Parkir liar di kawasan Jalan Senopati dan Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Kamis (25/6/2026) sore ditertibkan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel). Penertiban ini turut melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Kecamatan Kebayoran Baru.
Kepala Sudinhub Jaksel Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, penertiban dilakukan terhadap kendaraan yang parkir di atas trotoar maupun badan jalan sehingga mengganggu ketertiban kawasan dan hak pejalan kaki.
“Trotoar harus tetap menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Karena itu, kami melakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir tidak sesuai aturan dan mengganggu fungsi jalan maupun trotoar,” kata Bernad.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 26 kendaraan terkena penertiban parkir liar yang dilakukan Sudinhub Jaksel. Rinciannya, petugas menderek satu unit mobil dan mengangkut delapan unit sepeda motor.
Selain itu, Operasi Cabut Pentil (OCP) dilakukan terhadap 17 sepeda motor.
Petugas juga menertibkan satu orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di lokasi.
Bernad menjelaskan, sebelum dilakukan penindakan, petugas terlebih dahulu memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan dan pelaku usaha di sepanjang ruas jalan tersebut agar tidak menggunakan trotoar maupun badan jalan sebagai lokasi parkir.
“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk memindahkan kendaraannya. Namun apabila dalam waktu lima menit tidak diindahkan, petugas akan melakukan penindakan sesuai ketentuan,” ujar Bernad.
Ia menambahkan, penertiban parkir liar akan terus dilakukan secara berkala di titik-titik rawan pelanggaran di wilayah Jaksel, baik di kawasan permukiman, pusat kuliner, maupun kawasan usaha.
Sudinhub Jaksel, kata Bernad menambahkan, masyarakat sepatutnya mematuhi peraturan dengan tidak memanfaatkan trotoar sebagai tempat parkir kendaraan.
“Upaya menjaga ketertiban ruang jalan membutuhkan dukungan bersama agar mobilitas warga tetap lancar dan hak pejalan kaki tetap terlindungi,” ujar Bernad.










