HARNAS.CO.ID – Penasihat Hukum PT Putra Mineral Mandiri (PMM) Poltak Silitonga bersama Pimpinan PT PMM Kuncoro Candrawinata menemui Deputi I Kantor Kepala Staf Kepresidenan di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Poltak mengungkapkan, pertemuan tersebut guna memenuhi undangan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurahman untuk memberikan klarifikasi, bukti izin, dan dokumen barang 15 kontainer ilminite milik PT PMM yang ditangkap dan ditahan Kodaeral IV di perairan Nongsa Batam pada 17 Mei 2026.
Perusahaan itu dituduh melakukan dugaan penyelundupan barang tambang yang berbahaya dan mengandung radioaktif. Poltak membantah tuduhan tersebut dengan menunjukkan semua dokumen hasil uji laboratorium yang telah dilakukan oleh PT Sucofindo dan Bea Cukai serta dokumen-dokumen lainnya kepada Tim Ahli Bidang Hukum, Polkam dan pertahanan dari Kantor Kepala Staf Kepresidenan.
“Kantor Kepala Staf Kepresidenan mempelajari semua dokumen-dokumen tersebut dengan seksama dan beliau mengatakan kepada kita bahwa Kepala Staf Kepresidenan memberikan atensi atas persoalan ini. Kantor Kepala Staf Kepresidenan juga menyampaikan pesan kepada kami, ‘jangan sampai isu hukum kalah dengan fakta hukum’,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Jakarta.
Poltak menyampaikan, pesan dari Kantor Kepala Staf Kepresidenan tersebut membuat pihaknya tertegun. Menurut Poltak, isu hukum tersebuah yang pihaknya alami dan sengaja diciptakan untuk menyudutkan pihaknya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Tapi kami akan menyediakan dan menyajikan fakta Hukum yang sebenarnya untuk menegakkan keadilan dan kebenaran dalam mempertahankan hak-hak hukum kami,” ujarnya.
Poltak mengatakan, di akhir pertemuan, Deputi I Kantor Kepala Staf Kepresidenan dan jajarannya pun mengucapkan terima kasih atas kehadiran pihaknya dalam memberikan penjelasan, klarifikasi dan bukti-bukti untuk nantinya bisa dijadikan telaah bagi mereka dalam menyikapi persoalan yang berkembang hingga kemudian disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berterima kasih kepada Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI Prof Dr Dudung Abdurahman yang telah memberikan perhatian atas persoalan yang kami hadapi, semoga bapak semakin sehat dan semakin kuat untuk melaksanakan tugas negara yang diberikan oleh Bapak Presiden Bapak Prabowo Subianto kepada bapak,” katanya.








