HARNAS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan sejumlah barang bukti baru saat melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (Noel) di Pancoran, Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, tim komisi antirasuah menyita barang bukti elektronik dan juga aset berupa satu unit kendaraan roda empat bermerek Toyota Alphard. Semua barang bukti tersebut langsung dibawa penyidik ke Gedung Merah Mutih KPK.
“KPK juga menyita empat buah telepon seluler dari penggeledahan rumah Immanuel Ebenezer,” katanya.
Penyisiran ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. KPK, ujar Budi, menduga empat ponsel itu merupakan milik Immanuel Ebenezer.
“Tentunya nanti akan kami buka isinya,” kata Budi.
Dalam kasus yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) ini, penyidik KPK menetapkan 11 tersangka. Mereka kemudian dijebloskan ke Rumah Tahanan Cabang KPK Gedung Merah Putih untuk 20 hari pertama usai menjalani pemeriksaan intensif, pasca-OTT. Terhitung dari 22 Agustus-10 September 2025.
Sementara itu, tak berselang lama penyidikan dimulai KPK, Noel malah meminta amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, dia justru dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan oleh Prabowo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut identitas 11 tersangka:
1. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro (IBM)
2. Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH)
3. Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020-2025 Subhan (SB)
4. Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020-2025 Anitasari Kusumawati (AK)
5. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret-Agustus 2025 Fahrurozi (FRZ)
6. Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto (HS)
7. Sub-Koordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri (SKP)
8. Koordinator di Kemenaker Supriadi (SUP)
9. Pihak PT KEM Indonesia Temurila (TEM)
10. Pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud (MM)
11. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG).








