Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Nusantara

Pemda Diminta Responsif Hadapi Tantangan Perubahan Iklim

by Aria Triyudha
21/08/2025
Pemda Diminta Responsif Hadapi Tantangan Perubahan Iklim

Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat menjadi pembicara kunci pada acara Nusantara Energy Forum di Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah (pemda) dalam merespons isu perubahan iklim. Menurut dia, dampak perubahan iklim bukan lagi sekadar wacana global, melainkan nyata dirasakan masyarakat di daerah.

Atas dasar itu, pemda diminta menangani persoalan ini dengan baik guna menyukseskan implementasi program strategis pemerintah.

“Bapak-Ibu sekalian tentu kita bisa rasakan dampak dari global boiling ini. Sebagai mantan kepala daerah, yang menghantui para kepala daerah seluruh Indonesia itu sekarang sama. Tiba-tiba banjir, tiba-tiba kering, tiba-tiba longsor, dan sebagainya. Gagal panen dan sebagainya. Jadi global boiling ini dekat dengan keseharian kita,” kata dikutip Kamis (21/8/2025).

Dia mengemukakan hal itu saat menjadi pembicara kunci pada acara Nusantara Energy Forum di Jakarta, Rabu kemarin.

Bima menjelaskan, berdasarkan data yang diperolehnya, sektor penyumbang emisi karbon terbesar di Indonesia berasal dari industri pengolahan. Sektor lain meliputi pengadaan listrik dan gas, pertanian, kehutanan, serta perikanan. Selain itu, transportasi juga menyumbang emisi cukup signifikan, ditambah persoalan sampah dan limbah yang hingga kini belum tertangani secara optimal.

Lebih lanjut, Bima mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi besar energi baru terbarukan (EBT), namun pemanfaatannya masih jauh dari optimal.

Dari total potensi tenaga air sebesar 95 gigawatt, baru sekitar 6,7 gigawatt yang dimanfaatkan. Dari potensi tenaga bayu atau angin sebesar 155 gigawatt, baru digunakan sekitar 0,2 gigawatt. Begitu pula energi surya, pemanfaatannya masih sangat kecil.

“10 provinsi yang melaporkan bahwa capaian porsi dari energi baru terbarukan dalam porsi EBT dalam bauran energi pada tahun 2023 (yang) telah melebihi target, Bengkulu, Sumsel (Sumatera Selatan), Sumut (Sumatera Utara), Kepri (Kepulauan Riau), Babel (Kepulauan Bangka Belitung), DKI (Daerah Khusus Ibukota Jakarta), Jabar (Jawa Barat), DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta), Sulut (Sulawesi Utara), dan Sulsel (Sulawesi Selatan),” ujar Bima.

Ia puh mendorong daerah mulai menerapkan penganggaran hijau yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Bima berharap strategi ini dapat diimplementasikan lebih luas.

“Jadi gubernur membantu kota/kabupaten apabila ada pembangunan yang bernuansa iklim berkelanjutan. (Kemudian) kota/kabupaten memberikan insentif bagi kelurahan dan sebagainya. Jadi transfer anggaran berbasis ekologi namanya,” katanya menegaskan.

Menurut Bima, keberhasilan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045 tidak dapat dilepaskan dari komitmen mengendalikan emisi karbon. Komitmen itu diwujudkan melalui target penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) menuju Net Zero Emission (NZE) sesuai Paris Agreement yang telah diratifikasi dalam UU Nomor 16 Tahun 2016. NZE merupakan kondisi keseimbangan antara jumlah emisi gas rumah kaca yang dilepaskan dengan jumlah yang dapat diserap kembali melalui pengurangan emisi dan peningkatan penyerapan karbon secara simultan.

Bima juga memberikan apresiasi kepada sejumlah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dalam pengelolaan energi dan lingkungan. Misalnya, Kota Surabaya dengan program pembayaran ongkos Suroboyo Bus menggunakan sampah botol plastik. Di Provinsi Bali, kebijakan pelarangan penggunaan plastik sekali pakai telah diterapkan. Kabupaten Banyuwangi mengembangkan konsep desa wisata berbasis konservasi, sementara Kota Balikpapan menata zonasi hutan kota. Adapun Kabupaten Bekasi memanfaatkan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk mengolah limbah industri.

Terakhir, Bima optimistis kehadiran kepala daerah yang mayoritas berasal dari generasi muda akan membuat isu lingkungan menjadi atensi bersama. Dengan begitu, kolaborasi lintas pihak diharapkan semakin kuat.

“Jadi ini perspektif politiknya, perspektif kawanan kekuasannya yang membuat kita semakin sadar bahwa kolaborasi ini harus dilakukan oleh semua (pihak).”

Previous Post

Pesan Menaker ke Delegasi Indonesia Terkait WorldSkills ASEAN 2025: Berikan yang Terbaik bagi Negeri

Next Post

KPK Jaring Wamenaker Immanuel lewat Giat OTT Terkait Dugaan Pemerasan Pengurusan Sertifikasi K3

Related Posts

Harga Cabai Melonjak di 242 Daerah, Pemda Diminta Ambil Langkah Pengendalian
Ekonomi

Harga Cabai Melonjak di 242 Daerah, Pemda Diminta Ambil Langkah Pengendalian

Tangani Masalah Sampah, Pemerintah Kawal Percepatan Pembangunan PSEL
Teknologi

Tangani Masalah Sampah, Pemerintah Kawal Percepatan Pembangunan PSEL

Inflasi Turun, Pemda Diingatkan Tak Berpuas Diri
Ekonomi

Inflasi Turun, Pemda Diingatkan Tak Berpuas Diri

WFH Setiap Jumat, ASN Diingatkan Tetap Aktif!
Nusantara

WFH Setiap Jumat, ASN Diingatkan Tetap Aktif!

Leave Comment

Terkini

Sukses Digelar, Begini Pandangan Rektor dan Ace Hasan dalam IKALUIN Award 2026

Sukses Digelar, Begini Pandangan Rektor dan Ace Hasan dalam IKALUIN Award 2026

Polsek Pesanggrahan Helat Turnamen Domino Jelang HUT Bhayangkara, Meriah Diikuti Peserta Berbagai Kalangan

Polsek Pesanggrahan Helat Turnamen Domino Jelang HUT Bhayangkara, Meriah Diikuti Peserta Berbagai Kalangan

Segera Tayang! Film Cinta Lama Babak Kedua Ungkap CLBK Slamet Rahardjo-Widyawati

Segera Tayang! Film Cinta Lama Babak Kedua Ungkap CLBK Slamet Rahardjo-Widyawati

Soal Dugaan Penggelapan Barang, Sunan Kalijaga Dampingi Putri Tempuh Jalur Hukum

Soal Dugaan Penggelapan Barang, Sunan Kalijaga Dampingi Putri Tempuh Jalur Hukum

Atur dan Jual Beli SPPG, Kejagung Tahan Pengendali Yayasan Mitra MBG Glory Harimas Sihombing

Atur dan Jual Beli SPPG, Kejagung Tahan Pengendali Yayasan Mitra MBG Glory Harimas Sihombing

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.