HARNAS.CO.ID – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) membeberkan tiga jurus kepadakepala daerah terkait upaya memperkuat penanggulangan kemiskinan. Menurut dia, hal ini penting agar Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem berjalan efektif.
“Terdapat tiga kerangka utama yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah (pemda) dalam menanggulangi kemiskinan,” kata Cak Imin saat menjadi pembicara pada Retret Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Gelombang II di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (25/6/2025).
Dia menjelaskan, poin pertama, mengurangi jumlah pengeluaran masyarakat, misalnya dengan penghapusan atau pengurangan beban pajak tertentu, serta menyediakan fasilitas infrastruktur dan transportasi umum yang terjangkau.
“Sehingga orang cenderung murah (biayanya) dalam (menjalankan) seluruh kegiatan hariannya,” ujar Cak Imin
Upaya kedua, kata dia melanjutkan, dengan meningkatkan pendapatan masyarakat. Cak Imin menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kewirausahaan.
“Saya minta kepada kepala daerah melakukan bukan saja pelatihan sebagai kegiatan semata-mata kegiatan pelatihan, tapi pendampingan, agar kapasitas masyarakat ini meningkat, UMKM tumbuh, kualitas produksinya tinggi,” katanya.
Cak Imin menambahkan, langkah ketiga, yaitu mengurangi jumlah kantong-kantong kemiskinan. Kepala daerah diimbau untuk memetakan wilayah-wilayah mana saja yang perlu diperbaiki, mulai dari infrastruktur hingga kondisi tempat tinggal.
“Nanti kalau tidak bisa juga, ya pindah. Kita pindahkan dari kantong kemiskinan transmigrasi, kita pindah untuk laksanakan pengurangan jumlah kantong-kantong kemiskinan,” ucap dia menegaskan.
Cak Imin juga menyampaikan perubahan paradigma dalam penyaluran bantuan sosial. Ia menegaskan, bantuan sosial tidak lagi bersifat permanen, kecuali bagi kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas.
“Yang lain, yang masih punya tenaga, yang bisa mandiri kita push supaya mandiri.”
Diketahui, dalam forum tersebut, tak sedikit kepala daerah maupun wakil kepala daerah mengungkapkan kondisi kemiskinan dan potensi investasi di daerahnya masing-masing. Mereka menekankan peran penting pemerintah pusat dalam membantu pemda menangani kedua urusan tersebut.










