HARNAS.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat jejaring ekosistem promosi pariwisata di 2026 melalui forum bertajuk “Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2025″. Program ini dinilai momentum penting memperkenalkan arah baru kampanye Wonderful Indonesia menuju era Co-Branding 5.0. Kolaborasi dan inovasi menjadi kunci dalam memperkuat posisi pariwisata Indonesia di mata dunia,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (15/11/2025).
WICF 2025 yang mengusung tema “Strengthening Collaboration Toward Co-Branding 5.0” itu, menghadirkan ruang interaktif antara Kementerian Pariwisata dan 49 mitra co-branding untuk menyelaraskan tujuan strategis program kementerian.
Kementerian Pariwisata sedang mengusung lima program unggulan yaitu Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0, Event Berbasis IP Indonesia, Desa Wisata, dan Pariwisata Berkualitas.
Dalam forum tersebut, Kementerian Pariwisata juga menghadirkan sesi business matching untuk menjajaki peluang kerja sama strategis.
Dalam sesi itu para peserta memperoleh kesempatan untuk mengeksplorasi potensi sinergi dalam pengembangan produk, kampanye promosi bersama, serta inisiatif co-branding yang memperkuat citra Wonderful Indonesia di pasar domestik dan internasional.
Selaras dengan semangat WICF 2025, Kementerian Pariwisata sebelumnya telah meluncurkan kampanye internasional bertajuk “Go Beyond Ordinary” di ajang World Travel Market (WTM) London 2025 pada 6 November 2025.
Kampanye ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Wonderful Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang autentik, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi.
Di sisi lain, menandai arah baru promosi pariwisata Indonesia yang berfokus pada pengalaman bermakna melalui tiga pilar utama terdiri dari wisata gastronomi, kebugaran dan bahari. Ketiga pilar ini mencerminkan harmoni budaya, alam, dan kreativitas bangsa.
Made berharap forum ini menjadi wadah kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah dan industri dalam membangun ekosistem pariwisata yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Dengan semangat Go Beyond Ordinary, Indonesia menegaskan komitmennya sebagai destinasi yang tidak hanya dikunjungi, tetapi juga dihayati sebagai tempat alam, budaya, dan manusia berpadu menciptakan perjalanan yang meninggalkan kesan mendalam,” ujar Ni Made.








