HARNAS.CO.ID – Pencinta batu akik dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti event The Rock Show 4: Pameran dan Kontes Batu Akik Nusantara di Blok M Square, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (16/2/2025). Antusiasme atau semangat mereka terbilang sangat tinggi lantaran acara yang berlangsung sejak Rabu (12/2/2025) tersebut tak sekadar ajang berkompetisi.
“Sebenarnya, kontes ini ajang silaturahmi juga buat kami,” kata salah seorang peserta, Anjar (44).
Anjar merupakan pencinta batu akik dari komunitas batu Sriwijaya Gems Community (SGC), Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dia sudah hadir untuk berpartisipasi dalam pameran dan kontes sejak Kamis (13/2/2025).
Anjar pun mengakui, peserta dari wilayah lainnya di Tanah Air juga berpartisipasi.
“Bisa dilihat sendiri misal ada dari Medan (Sumatera Utara), Samarinda (Kalimatan Timur), dan Jawa,” katanya.
Panitia acara The Rock Show 4 Blok M Square menyebut, ada 13 varian batu akik berikut jenisnya yang dilombakan yaitu Bacan, Kalimaya, Garut, Cempaka, Idocrase ( batu Aceh ), Batu Raja, Anggur, Pandan, Sisik Naga, Wulung, Nabire, Chalcedony, dan Pirus. Hingga Sabtu (15/2/2025), tercatat lebih dari tiga ribu batu akik diikutkan dalam kontes berhadiah total puluhan juta Rupiah.
Terkait hal itu, ujar Anjar melanjutkan, dirinya ambil bagian di 14 kategori dengan mengikutsertakan 48 batu akik. Jenis batu ini antara lain Wulung dan Baturaja.
Ia menyebut, kedua jenis itu bagian varian dari batu akik asal Sumsel.
“Kami ada varian banyak seperti Baturaja, Wulung, Cempaka, batu-batu gambar sebagian, Sulaiman juga ada. Semua itu dikonteskan di setiap event di Indonesia, itu kearifan lokal kami (Sumsel),” ujar Anjar.
Pria yang sudah berpartisipasi dalam kontes batu akik sejak 2015 ini mengaku sudah merasakan berbagai dinamika kompetisi. Termasuk ketika era kejayaan batu akik pada 2015 hingga 2017.
“Itu era ugal-ugalan,” kata Anjar.
Keberhasilan memenangi kontes batu akik pernah diraihnya. Namun, ada juga kontes yang gagal dimenangkan olen Anjar.
“Tergantung kondisi batu juga. Kadang ada kelalaian kita human error terkait pemeliharaan, misal saat mau kontes lalai tidak melakukan perawatan seperti memoles atau ada luka atau lecet yang terlewatkan, itu mutlak kalah,” kata Anjar menambahkan.

Sementara, Arieful Arief (33), pencinta batu akik asal Banda Aceh, mengatakan, The Rock Show 4 berupa pameran dan kontes yang digelar di Blok M Square menuai perhatian pencinta batu akik dan masyarakat umum. Menurut dia, hal ini bagian dari situasi yang menggambarkan kembali menggeliatnya dunia batu akik di Indonesia pasca pandemi Covid-19.
Ia menyebut, geliat tersebut tak hanya mengemuka di Jakarta, tapi juga di Aceh.
“Saat ini di Aceh, untuk gosok batu saja antre,” kata Arief.
Lebih lanjut, pria yang mewakili komunitas batu giok Idocrase Aceh ini mengaku mengikutsertakan sejumlah batu akik jenis Idocrase miliknya dalam kontes di Blok M Square.
“Idocrase itu banyak antara lain Idocrase Lumut, dan Idocrase Solar. Kami ingin Idocrase ini juga terkenal seperti Bacan, Idocrase ini bisa tergolong batu terkeras di Indonesia,” ujar Arief.
Senada dengan Anjar, Arief turut mengungkapkan kerap memenangkan kontes batu akik yang diikutinya. Harga batu akik miliknya yang menjadi pemenang kontes pun meroket.
“Pernah tembus satu buah batu yang juata tembus harga Rp120 juta, ada juga tembus Rp80 juta, itu di tahun di 2018. Untuk sekarang ada juga meski tidak seperti dulu, misal sekarang harganya Rp50 juta – Rp70 juta,” ucap Arief.
Dia berharap, pemerintah dapat mendukung konkret acara-acara terkait pameran dan kontes batu akik. Sebab, Arief menilai, pameran dan kontes semacam ini turut terkategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
“Bisa membantu dengan mensponsori agar pemilik batu tidak berat apabila membuat acara. Karena ini termasuk UMKM, banyak juga yang akan terdorong seperti pegiat dan perajin gosok batu,” ujar Arief.
Dongkrak Perekonomian
Kepala Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, Ahmad Subhan berujar, event The Rock Show 4 berupa pameran dan kontes batu akik Nusantara berdampak positif terhadap pihak-pihak yang berkecimpung di dunia batu akik. Salah satunya dirasakan para perajin khususnya di Pasar Rawa Bening.
“Mulai perajin batu asahnya, perajin perak maupun perajin chrome,” ujar Subhan.
Ia mengharapkan, efek positif tersebut bisa berlangsung secara berkelanjutan seiring terus menggeliatnya dunia batu akik di Indonesia.
“Semoga memberikan manfaat untuk semuanya dan bisa mendongrak perekonomian,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Panitia The Rock Show 4: Kontes dan Pameran Batu Akik Nusantara, Harpen Bagiat mengatakan, acara tersebut berlangsung selama lima hari mulai Rabu (12/2/2025) hingga Minggu (16/2/2025).
Menurut dia, penyelenggaran kontes dilangsungkan pada hari ketiga hingga kelima event.
Harpen menjelaskan, penyelenggaraan pameran dan kontes batu akik Nusantara bagian dari upaya mendongkrak daya beli terhadap batu akik Nusantara baik dalam skala lokal hingga nasional. Acara ini juga diharapkan menarik minat pencinta dan kolektor batu akik dari luar negeri sehingga membawa batu akik Nusantara kian dikenal di dunia internasional.
Dengan begitu, masa kejayaan batu akik seperti yang terjadi beberapa tahun lalu bisa terulang.
Pembina Batu Nusantara, Kombes Pol Zulfikar Asmiragani menyatakan, sebanyak 19 komunitas batu hadir dalam event The Rock Show 4: Kontes dan Pameran Batu Akik Nusantara.
Ia mengakui, kompetisi dan pameran batu akik itu bukan kali pertama. Namun, dalam penyelenggaraan kali ini, pihak Blok M Square mengkombinasikan acara itu dengan food shop. Artinya tidak hanya menghadirkan booth yang memamerkan batu akik Nusantara. Namun, booth yang menjajakan makanan daerah dari Aceh hingga Papua turut dihadirkan.
Selain itu, pengunjung sekaligus juga bisa melihat-lihat berbagai pakaian yang dijajakan di toko-toko areal Blok M Square.
“Tujuan kegiatan ini untuk menggairahkan pasar batu Nusantara dan harapannya menggairahkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Karena pemerintah sedang menggalakkan UMKM sektor makanan, termasuk fashion,” ujar Zulfikar.
Lebih lanjut, Zulfikar mengamini, terkait kontes, tim juri akan memilih batu akik berkualitas sebagai pemenang. Pemilihan ini berdasarkan sejumlah parameter kriteria yang ditetapkan tim juri.
Dia optimistis, pamor batu akik dari setiap daerah di Indonesia akan semakin terangkat seiring event The Rock Show 4 ini. Dengan begitu, ekonomi rakyat menggeliat dan mengangkat wajah daerah masing-masing. (dha)










