HARNAS.CO.ID – KAI Services mendukung program Environmental, Social, and Governance (ESG) demi meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup ramah lingkungan. Oleh karena itu, berbagai langkah konkret dilakukan agar program tersebut berjalan efektif.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (10/12/2024), langkah tersebut terlihat dari pengelolaan sampah di stasiun dan kereta api, penggunaan bahan ramah lingkungan, hingga inisiatif edukasi kepada pelanggan. Dengan begitu, transportasi dan juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat dapat terwujud.
Tak hanya itu, kegiatan sosialisasi penggunaan kemasan produk yang ramah lingkungan turut digelar melalui diskusi dengan teman-teman yang bergerak di sektor ramah lingkungan. Kegiatan yang berlangsung di Loko Cafe Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2024) itu dihadiri teman-teman yang mewakili berbagai komunitas seperti Koalisi Ekonomi Membumi, Bumi Lestari Ekosistem Sejahtera, Plepah, dan Game Changer Program. Acara kian meriah dengan kemunculan Praktisi Corporate Communication, Zulfikar Akbar.
Dalam kegiatan sosialisasi itu, KAI Services berdiskusi dan menerima masukan dari teman-teman yang bergerak di bidang ramah lingkungan. Salah satunya penggunaan wooden cutlery yang ramah lingkungan pada kemasan produk kuliner kereta. Berbagai masukan diberikan, di antaranya terlontar dari Kevin Anandika yang mewakili dari Game Changer Program.
Andika menuturkan keingintahuannya
apakah penggunaan bahan yang ramah lingkungan untuk kemasan produk di kuliner kereta akan berkelanjutan.
Sementara, Rengkuh Banyu dari Plepah memberi masukan agar penggunaan wadah-wadah ramah lingkungan bisa jadi alternatif untuk kemasan produk kuliner kereta.
Sementara, Director of Consumer Business KAI Services Lies Permana Sari mengatakan, KAI Services sebagai perusahaan percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya sebuah pilihan, melainkan kewajiban moral dan tanggung jawab bersama. Lies pun memastikan program ESG yang dijalankan bukan sekadar inisiatif formal.
“Tetapi merupakan upaya nyata untuk melahirkan inisiatif strategis yang berkontribusi pada pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan tata kelola perusahaan yang berintegritas,” kata Lies.
Meski begitu, kata Lies mengakui, KAI Services juga perlu mendapatkan banyak masukan dari teman-teman komunitas penggagas dan penggiat ramah lingkungan.
“Dengan demikian, kami dapat lebih banyak dan berdiskusi dan mendapat masukan mengenai hal-hal serta upaya apa yang dapat kita lakukan bersama untuk memperluas jangkauan serta ide – ide kreatif yang dapat diterapkan dengan efektif di perusahaan kami,” ujarnya.
Lies meyakini, dengan dukungan dan partisipasi aktif dari komunitas, KAI Services bersama teman-teman komunitas penggagas dan penggiat ramah lingkungan dapat bersama-sama menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya kepada para pelanggan kereta api.
“Setiap perjalanan bisa menjadi langkah kecil menuju masa depan yang lebih hijau.” ujar Lies.
Lies menambahkan, KAI Services juga mengajak para peserta diskusi untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang berbagi ide, menyusun rencana, dan memperkuat kolaborasi.
“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk menciptakan program-program yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu menginspirasi tindakan nyata di kalangan pelanggan dan masyarakat luas,” kata lies.
Penulis: Aria Triyudha








