HARNAS.CO.ID – Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan (Jaksel) menyebut banjir dan genangan di di sejumlah wilayah Jaksel sudah surut pada Selasa (13/1/2026) pagi.
“Sudah tidak ada,” kata Kepala Sudin SDA Jaksel Santo saat pelaksanaan kerja bakti serentak di kawasan Jalan Kapten Tendean, Petogogan, Kebayoran Baru, Jaksel.
Pernyataan Santo sekaligus merespons pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengenai banjir di wilayah Jaksel imbas hujan deras Senin (12/1/2026). BPBD DKI Jakarta menyebut hingga Senin malam, sebanyak 19 Rukun Tetangga (RT) di 7 kelurahan Jaksel terendam banjir.
Santo menjelaskan, surutnya banjir dan genangan di belasan RT itu antara lain tak terlepas dari kesiapan Sudin SDA Jaksel menyiagakan pompa stasioner, mobile hingga apung.
“Pompa stasioner kami ada di 48 titik, pompa mobilea da 14 unit yang bisa keliling, dan kami lengkapi juga dengan pompa apung untuk area yang tidak bisa diakses pompa mobile,” ujar Santo menerangkan.
Pompa-pompa tersebut, kata dia melanjutkan, sudah disiapkan oleh Sudin SDA sejak jauh hari. Perbaikan segera dilakukan apabila ada pompa mengalami kerusakan.
“Alhamdulillah pompa kita kondisinya siap,” katanya menegaskan.
Santo memastikan, upaya pencegahan banjir di wilayah Jaksel terus berlangsung. Selain melalui kerja bakti serentak di 10 kecamatan yang berlangsung Selasa harini, upaya pencegahan juga dilakukan melalui pengerukan lumpur kali.
“(Pengerukan kali) sedang berlanjut, termasuk di Kali Cideng (segmen Jaksel) karena di belakang (gedung) KPK itu kan ada pekerjaan fisik set pile, nah itu diiringi pengerukan juga di sana,” ujar Santo.
Dengan mekanisme pengerukan, Santo meyakini, kali akan mampu lebih banyak debit air apabila hujan deras terjadi.
Diketahui, pendataan BPBD DKI Jakarta hingga Senin malam pukul 21.00 WIB, sebanyak 19 RT yang tersebar di 7 kelurahan wilayah Jaksel dilanda banjir imbas hujan deras mengguyur Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya. Ketinggian air mencapai 30-100 sentimeter. Terungkap, 7 kelurahan tersebut adalah Cilandak Barat, Pondok Labu, Cipete Utara, Pela Mampang, Duren Tiga, Cilandak Timur, dan Pejaten Timur.










