HARNAS.CO.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Indian Space Research Organisation (ISRO) di bidang keantariksaan. Wujud kolaborasi ini melalui peranan BRIN memantau peluncuran roket LVM3-M6 India pada Rabu (24/12/2025).
Diketahui, BRIN memberikan dukungan teknis sejak persiapan hingga pemantauan peluncuran melalui Pusat Riset Teknologi Satelit (PRTS). Dukungan tersebut diimplementasikan melalui Stasiun Bumi BRIN di Kawasan Sains Ibnoe Soebroto, Bogor.
“Ini menjadi kebanggaan bagi BRIN karena untuk pertama kalinya mampu melakukan proses tracking peluncuran roket dan satelit ISRO,” kata Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit (PRTS) BRIN, Wahyudi Hasbi dikutip laman BRIN, Senin (29/12/2025).
Dia menjelaskan, kolaborasi itu merupakan kontribusi Indonesia dalam kerja sama keantariksaan global sekaligus menegaskan kesiapan infrastruktur antariksa nasional.
Keberhasilan PRTS BRIN bersama Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi (DIRI) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) dalam dukungan peluncuran roket tersebut merupakan suatu prestasi.
Lebih lanjut, Wahyudi berharap, dukungan BRIN dalam pemantauan misi LVM3-M6 dapat memperluas kerja sama riset dan pengembangan teknologi satelit serta meningkatkan peran Indonesia dalam ekosistem keantariksaan global.
“Kolaborasi ini mencerminkan kepercayaan internasional terhadap kapasitas infrastruktur dan kompetensi sumber daya manusia BRIN. Melalui dukungan Stasiun Bumi di Bogor, BRIN berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kerja sama keantariksaan global dan penguatan riset teknologi antariksa nasional,” ujar Wahyudi menambahkan.
Sementara, Director Telemetry, Tracking and Command Network (ISTRAC), A. K. Anil Kumar menyampaikan apresiasi atas dukungan perdana BRIN yang sangat baik dari Stasiun Bumi Bogor. Selain itu, dia turut mengapresiasi seluruh tim atas kontribusi dan kerja sama yang terjalin dengan sangat baik.










