HARNAS.CO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) belum lama ini mengungkap sejumlah merek beras yang diproduksi oleh PT Food Station Tjipinang Jaya tidak memenuhi persyaratan mutu untuk kategori beras premium. Diketahui, Food Station adalah salah satu BUMD pangan yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP-BUMD) Syaefuloh Hidayat menyatakan pihakya masih mendalami temuan Kementan ini. Karena itu, Syaefuloh mengaku belum bisa memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai permasalahan tersebut.
“Saya pelajari dulu ya. Kalau saya sudah tahu, saya pasti cerita,” kata Syaefuloh kepada wartawan di Jakarta Pusat, Kamis, (17/7/2025).
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok mengatakan, pihaknya selalu menggunakan beras merek Setra Pulen dan Setra Ramos dari PT Food Station Tjipinang Jaya untuk Program Pangan Bersubsidi Beras. Pemprov DKI, klaim Hasudungan, selalu menguji lab terhadap mutu beras tersebut.
“Secara periodik, sedikitnya tiga kali dalam setahun, melakukan pengambilan sampel beras di gudang FS dan melakukan pengujian di Laboratorium Terakreditasi (Lab Saraswanti dan atau Lab PPSH DKPKP) untuk memastikan kesesuaian mutunya,” kata Hasudungan, Selasa kemarin.
Pada tahun 2025, ditambahkannya, telah dilakukan pengambilan sampel beras kedua merek tersebut di gudang FS selama dua kali pada tanggal 24 Januari dan 16 Juni 2025.
“(Kami pun) mengujikannya ke Laboratorium Saraswanti (SIG) Jakarta Pusat dengan hasil sesuai kelas Premium,” pungkasnya.










