HARNAS.CO.ID – Fasilitas water mist kembali dioperasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan (Jaksel) guna menghadapi musim kemarau panjang sekaligus upaya aktif meredam polusi udara di wilayah Ibu Kota.
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo menyatakan, pengoperasian water mist atau alat penyemprot air yang berada di lantai 17 gedung Wali Kota Jaksel diharapkan dapat menjadi contoh dan pemicu gerakan masif bagi pengelola gedung swasta maupun pemerintah di wilayahnya.
”Kami mengimbau seluruh pemilik gedung yang memiliki delapan lantai ke atas di wilayah Jakarta Selatan untuk bersama-sama mengaktivasi alat tersebut. Selain menurunkan polusi, ini juga memberikan kenyamanan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan agar mendapatkan udara yang lebih sejuk,” kata Syafrin dikutip Selasa (8/9/2026).
Dia menjelaskan, pengoperasian water mist harus dipastikan efektivitasnya guna menurunkan polusi dan hawa panas. Untuk itu, Pemkot Jaksel menetapkan tiga periode waktu pengoperasian water mist setiap harinya yakni sesi pagi pukul 09.00 – 11.00 WIB, sesi siang pukul 13.00 – 15.00 WIB dan sesi sore ukul 17.00 – 19.00 WIB.
Kemudian, ujar Syafrin, selain penanganan pada bangunan tinggi, penyemprotan juga dilakukan secara mobile menyasar area jalanan publik.
Terkait langkah tersebut, Pemkot Jaksel mengerahkan seluruh armada kendaraan operasional yang dilengkapi fasilitas water mist dari tiga instansi teknis yakni, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jaksel, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jaksel, serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jaksel.
“Penyemprotan difokuskan pada kawasan jalan-jalan protokol dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Kehadiran water mist mobile ini diharapkan mampu menekan laju polusi udara jalanan sekaligus mengurangi hawa panas saat warga beraktivitas,” kata Syafrin menambahkan.










