Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Politik

Kinerja Wapres Gibran Urus Papua Dipertanyakan, Pengamat: Prabowo Berhak Evaluasi

by Aria Triyudha
11/09/2026
Kinerja Wapres Gibran Urus Papua Dipertanyakan, Pengamat: Prabowo Berhak Evaluasi

Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka saat dilantik sebagai Presiden-Wapres RI masa jabatan 2024-2029 dalam Sidang MPR di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Foto:BPMI Setpres)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto dinilai berhak mengevaluasi kinerja Wakil Presiden (wapres) Gibran Rakabuming Raka. Langkah ini bisa ditempuh Prabowo jelang dua tahun pemerintahannya memimpin Indonesia.

“Presiden berhak menilai kinerja wapres berdasarkan penugasan spesifik. Hal itu dapat dilakukan karena wapres melaksanakan tugas-tugas spesifik yang didelegasikan atau dikuasakan oleh presiden,” kata Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, Jumat (11/9/2026).

Jamiluddin menjelaskan, dalam sistem pemerintahan presidensial di Indonesia, kedudukan presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan tertinggi. Sementara, posisi wapres secara konstitusional hanya untuk membantu presiden.

“Karena mandat tersebut langsung dari presiden, maka presiden secara otomatis memiliki wewenang penuh untuk memantau, meminta laporan secara berkala, dan mengevaluasi hasil kinerja dari penugasan tersebut,” ujar dia menerangkan.

Atas dasar itu, Jamiluddin pun menyinggung soal penugasan khusus (spesifik) dari Presiden Prabowo Subianto kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka terkait Papua. Penugasan spesifik yang disampaikan 8 Juli 2025 itu bertujuan mengoordinasikan kebijakan, mempercepat pembangunan kesejahteraan, serta menangani isu Hak Asasi Manusia (HAM) dan keamanan di Tanah Papua.

“Jadi, salah satu tugas spesifik Wapres Gibran adalah memimpin percepatan pembangunan dan penanganan masalah hak asasi manusia (HAM) di Papua. Di sini wapres menjadi Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Papua. Untuk itu, wapres diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan fisik, kesejahteraan masyatakat, serta pemerataan ekonomi di berbagai wilayah Papua,” tutur Jamiluddin.

Lebih lanjut, mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu mengungkapkan, Wapres juga harus menangani isu HAM di Papua. Untuk itu, Wapres Gibran harus mengawasi dan menangani persoalan HAM serta pendekatan dialog damai di Papua.

“Agar semua persoalan itu dapat diatasi dengan baik, wapres perlu melakukan kunjungan kerja berkala ke Papua untuk menyerap aspirasi dan meninjau langsung pelaksanaan program pemerintah di Papua,” ujar Jamiluddin.

Namun, kata dia lagi, dalam penugasan spesifik itu, publik hanya mengetahui Wapres berkunjung ke Papua Tengah, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan.Papua Selatan. Bahkan, Wapres pernah berkunjung ke Papua didampingi beberapa mahasiswa.

“Meski begitu, publik tidak mengetahui apa capaian kerja wapres dalam penugasan spesifik dari presiden. Misalnya capaian penangaan HAM di Papua, publik sama sekali tidak tahu perkembangannya,” kata Jamiluddin.

Publik, ucap dia, hanya tahu konflik bersenjata di Papua masih kerap diberitakan oleh media massa. Termasuk tuntutan masyarakat setempat terkait penyelesaian penanganan pelanggaran HAM di Papua yang masih kerap muncul di media sosial.

Begitu juga progres pembangunan di Papua yang sama sekali tidak diketahui publik. Termasuk tentunya capaian pemerataan pembangunan di Papua hingga saat ini.

“Jadi, publik gelap terhadap progres pembangunan di Papua yang dikomandoi wapres. Publik hanya tahu wapres ke Papua kerap melakukan kegiatan seremonial, seperti mengunjungi SPPG dan penerima manfaatnya, serta menyempatkan bermain bola bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) di Wamena,” ujar Jamiluddin.

“Publik tidak mengetahui kinerja wapres dalam penanganan percepatan pembangunan di Papua. Karena itu, seharusnya Presiden Prabowo mengevaluasi wapres dalam memimpin percepatan pembangunan dan penanganan masalah di Papua,” kata Jamiluddin menegaskan.

Oleh karena itu, dia memandang, Presiden Prabowo perlu menyampaikan hasil evaluasi tersebut. Hal ini perlu diketahui masyarakat karena penugasan Gibran ke Papua menggunakan anggaran negara.

“Publik berhak mengetahui capaian sesungguhnya penugasan spesifik kepada wapres di Papua. Setidaknya capaian masing-masing tugas yang diberikan, khususnya pemerataan pembangunan dan penanganan HAM di Papua. Dengan begitu publik tahu kinerja wapres yang sesungguhnya,” ujar Jamiluddin menambahkan.

Previous Post

Dito eks Menpora Ungkap Yaqut tak Dilibatkan Pertemuan Jokowi dengan Pangeran Arab soal Kuota Haji

Next Post

Doa Bersama untuk 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau

Related Posts

Soal Prabowo Tak Gentar Ancaman MSCI, Fauzan Luthsa: Indonesia Perlu Fokus Ekonomi Produktif
Ekonomi

Soal Prabowo Tak Gentar Ancaman MSCI, Fauzan Luthsa: Indonesia Perlu Fokus Ekonomi Produktif

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Disorot Tajam, Jamiluddin Ritonga: Ada Klaim Kontradiksi!
Politik

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Disorot Tajam, Jamiluddin Ritonga: Ada Klaim Kontradiksi!

Legitimasi Gibran Dinilai Tergerus Usai Putusan MK, Idealnya Mundur dari Jabatan Wapres
Politik

Legitimasi Gibran Dinilai Tergerus Usai Putusan MK, Idealnya Mundur dari Jabatan Wapres

Hadiri KTT ke-18 BRICS, Prabowo Dorong Negara Berkembang Berperan Besar dalam Ekonomi Global
Global

Hadiri KTT ke-18 BRICS, Prabowo Dorong Negara Berkembang Berperan Besar dalam Ekonomi Global

Leave Comment

Terkini

Reuni Akbar SMP Setia Negara Depok Rayakan Persatuan dan Kenangan tak Terlupakan

Reuni Akbar SMP Setia Negara Depok Rayakan Persatuan dan Kenangan tak Terlupakan

Aliran Dana Muktamar NU Diduga Terkait Kasus ATR/BPN, Kyai PCNU Kembalikan Rp 40 Juta ke KPK

Aliran Dana Muktamar NU Diduga Terkait Kasus ATR/BPN, Kyai PCNU Kembalikan Rp 40 Juta ke KPK

Kolaborasi dengan Pemprov Jabar, BRIN Uji Coba I-SEATER Selama Satu Bulan di Gedung Sate

Kolaborasi dengan Pemprov Jabar, BRIN Uji Coba I-SEATER Selama Satu Bulan di Gedung Sate

Sidak Flyover Latumenten, Anggota DPRD DKI Kenneth: Progres Capai 83 Persen, Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

Sidak Flyover Latumenten, Anggota DPRD DKI Kenneth: Progres Capai 83 Persen, Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

45 WNA Terjaring Razia Ditjen Imigrasi di Apartemen Kalibata City, Mayoritas Asal Somalia

45 WNA Terjaring Razia Ditjen Imigrasi di Apartemen Kalibata City, Mayoritas Asal Somalia

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Cari Aktor Lain di Proyek EDC BRI, KPK Dalami Peran Direktur Utama PT Integra Pratama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.