Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Global

Berangus Penipuan Online dan Judol, Indonesia Dorong Koordinasi Lintas Negara Diperkuat

by Aria Triyudha
30/09/2026
Berangus Penipuan Online dan Judol, Indonesia Dorong Koordinasi Lintas Negara Diperkuat

Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno saat menghadiri International Conference on Combating Online Scams (ICCOS) di Phnom Penh, Kamboja, 23-24 September 2026. (Foto: Dok Kemlu RI)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Indonesia mendorong mekanisme koordinasi lintas negara untuk mempercepat pertukaran informasi dan respons lintas negara dalam pemberantasan penipuan online dan judi online (judol).

Usulan itu dilontarkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Republik Indonesia (RI) Arif Havas Oegroseno saat menghadiri konferensi internasional mengenai pemberantasan penipuan online yaitu International Conference on Combating Online Scams (ICCOS) di Phnom Penh, Kamboja.

“Penanganan kejahatan ini menuntut perubahan cara pandang. Kita tidak sedang melawan individu, kita sedang melawan sebuah jaringan. Dan sebuah jaringan hanya bisa dikalahkan oleh jaringan yang lebih cepat,” kata Havas dikutip Rabu (30/9/2026).

Konferensi Internasional tentang Pemberantasan Penipuan Online di Phnom Penh, Kamboja tersebut berlangsung 23–24 September 2026.

Lebih lanjut, konferensi menghasilkan Deklarasi Phnom Penh tentang Pemberantasan Penipuan Online. Deklarasi ini memperkuat komitmen 28 negara dan 7 organisasi internasional dalam meningkatkan kerja sama internasional, penegakan hukum, pertukaran informasi, penelusuran dan pemulihan aset, serta perlindungan korban.

Tak hanya itu, konferensi itu juga menerima usulan Indonesia untuk membentuk mekanisme koordinasi lintas negara guna memerangi penipuan yang semakin berkembang.

Wamenlu Havas menjelaskan, mekanisme koordinasi lintas negara tersebut tidak dimaksudkan sebagai institusi atau sekretariat baru. Mekanisme itu dirancang untuk menghubungkan berbagai upaya yang telah berjalan di tingkat regional dan global, termasuk focal point nasional yang disertai mekanisme kerja sama nasional, regional, dan multilateral yang telah tersedia.

Dengan demikian, informasi dapat diteruskan dan respons dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi. Hal ini terutama melalui percepatan pertukaran informasi, koordinasi penegakan hukum, dan penanganan kasus di seluruh negara.

Indonesia menyatakan kesiapan memperkuat konektivitas dan bekerja sama dengan Kamboja, ASEAN, UNODC, INTERPOL, serta negara-negara peserta konferensi untuk mengembangkan konektivitas antarmekanisme yang telah ada.

Dalam sesi tingkat tinggi “Penipuan Online sebagai Darurat Global”, Havas menekankan pentingnya kecepatan respons.

“Para pelaku kejahatan bergerak dalam hitungan menit. Oleh karena itu, koordinasi kita juga harus mampu menyamai kecepatan mereka,” ujarnya.

Indonesia menilai penipuan online dan judol telah berkembang menjadi kejahatan terorganisasi melibatkan banyak aktor dan pengiklan. Mulai dari perekrut, operator, penyedia teknologi, money mule (kurir uang) hingga pelaku pencucian uang. Sebab, setiap mata rantai dapat berada di negara yang berbeda, penanganannya memerlukan konektivitas antarlembaga dan antarnegara.

“Kejahatan satu sama lain terkait. Respons kita pun harus saling terkait,” ucap Havas menegaskan.

Dalam konferensi tersebut, Indonesia memperkenalkan Satgas PASTI, Indonesia Anti-Scam Center (IASC), dan Frontier+ sebagai bagian dari pengalaman nasional dalam memperkuat koordinasi dan penanganan penipuan. Kamboja menyatakan ketertarikannya untuk mempelajari pengalaman Indonesia terkait Frontier+. Sementara Turki tertarik mempelajari Satgas PASTI dan IASC secara langsung di Indonesia.

Pada sela-sela konferensi, Wamenlu Havas bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Kamboja, Sar Sokha, pada Rabu (23/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, Havas menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap upaya Kamboja memberantas penipuan online dan judol.

“Indonesia siap memperkuat kerja sama dengan Kamboja dalam upaya pemberantasan penipuan dan perjudian daring (online) termasuk melalui koordinasi yang lebih erat dalam penanganan WNI yang terdampak operasi pemberantasan tersebut,” kata Havas menambahkan.

Previous Post

Sidang Korupsi Haji, Yaqut Soroti Kesaksian soal US$1 Juta untuk Pansus DPR RI

Related Posts

Indonesia dan Gambia Sepakat Perkuat Kerja Sama Multisektor, Dorong Ketahanan Pangan
Global

Indonesia dan Gambia Sepakat Perkuat Kerja Sama Multisektor, Dorong Ketahanan Pangan

Lewat Dubrovnik Forum, Wamenlu Anis Perkuat Diplomasi RI dengan Kroasia
Global

Lewat Dubrovnik Forum, Wamenlu Anis Perkuat Diplomasi RI dengan Kroasia

Terima Suap dan Terjerat Judol, Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat
Hukum

Terima Suap dan Terjerat Judol, Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat

Bareskrim Tuntaskan Penyidikan Kasus Judol Rp55 Miliar, Pengamat: Perlu Diikuti Penguatan Payment Gateway
Hukum

Bareskrim Tuntaskan Penyidikan Kasus Judol Rp55 Miliar, Pengamat: Perlu Diikuti Penguatan Payment Gateway

Leave Comment

Terkini

Berangus Penipuan Online dan Judol, Indonesia Dorong Koordinasi Lintas Negara Diperkuat

Berangus Penipuan Online dan Judol, Indonesia Dorong Koordinasi Lintas Negara Diperkuat

Disebut Memperkaya Diri US$ 271.500, Yaqut: Itu Asumsi yang Terima Uang Orang Lain, Saya yang Didakwa

Sidang Korupsi Haji, Yaqut Soroti Kesaksian soal US$1 Juta untuk Pansus DPR RI

US$1 Juta Titipan untuk Pansus Haji DPR Lewat Komisaris Independen PT Sucofindo

US$1 Juta Titipan untuk Pansus Haji DPR Lewat Komisaris Independen PT Sucofindo

Disebut Memperkaya Diri US$ 271.500, Yaqut: Itu Asumsi yang Terima Uang Orang Lain, Saya yang Didakwa

BAP Aziz Beberkan Jalur Fee Catering Haji dari Grup Iwan BIN Sampai ke Grup DPR RI

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru

Sidang Korupsi Haji, Saksi Bongkar Kuota 51 Jemaah Dream Tour, Fee US$6.000 per Orang

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Cari Aktor Lain di Proyek EDC BRI, KPK Dalami Peran Direktur Utama PT Integra Pratama

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.