HARNAS.CO.ID – Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Slowakia sepakat meningkatkan kerja sama bilateral pada sejumlah sektor.
Hal itu meliputi upaya mendorong kerja sama konkret di bidang transisi energi, kesehatan, ketahanan pangan, pertukaran antarmasyarakat , pengembangan infrastruktur, serta perlindungan dan keamanan.
“Kami menyambut baik tawaran Slowakia untuk membentuk strategi kemitraan,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dikutip Rabu (4/2/2026).
Sebelumnya, pada Selasa (3/2/2026), Menlu Sugiono menerima kunjungan resmi Menlu dan Urusan Eropa Republik Slowakia, Juraj Blanár di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.
Lebih lanjut, kedua Menlu turut menyetujui untuk mengambil langkah nyata merevitalisasi mekanisme kerja yang sama, termasuk mengaktifkan kembali forum konsultasi bilateral. Tujuannya, guna memastikan kerja sama terlaksana lebih terstruktur dan terfokus pada hasil.
Tak kalah penting, Indonesia dan Slowakia juga menandatangani persetujuan bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas. Penandatanganan persetujuan ini diharapkan dapat meningkatkan intensitas kerja sama di antara kedua negara.
Selain kerja sama bilateral, Menlu Sugiono dan Menlu Blanár berkesempatan berbagi pandangan mengenai perkembangan isu kawasan dan global.
Indonesia mendukung aksesi Slowakia ke dalam Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara (TAC), yang sejalan dengan Strategi Indo-Pasifik Slowakia dan berkontribusi pada penguatan sentralitas ASEAN.
Diketahui, kunjungan Menlu Blanar ini merupakan kunjungan pertama Menteri ke Jakarta. Langkah ini penting terkait penguatan hubungan bilateral Indonesia – Slowakia yang telah terjalin lebih dari tiga dekade.










