HARNAS.CO.ID – Republik Indonesia (RI) dan Gambia menjajaki kerja sama dalam sejumlah bidang.
Mulai dari bidang peningkatan kapasitas diplomat, militer, keamanan maritim khususnya terkait migrasi tidak teratur dan IUU fishing , serta menjabarkan kemungkinan pengiriman pasukan pemelihara perdamaian bersama antara Indonesia dan Gambia.
“Sebagai ‘faraway neighbour‘, Indonesia siap untuk mendukung peningkatan kapasitas diplomat Gambia,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono saat pertemuan bilateral dengan Menlu Republik Gambia, Sering Modou Njie di sela-sela rangkaian Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, Amerika Serikat, dikutip Rabu (1/10/2025).
Lebih lanjut, Menlu Sugiono juga menyampaikan, usulan kerja sama di bidang lainnya akan ditindaklanjuti bersama kementerian/lembaga terkait di Indonesia.
Dalam pertemuan ini, Menlu Gambia turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia. Khususnya saat Gambia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Menlu Gambia juga menyampaikan penghargaan atas kontribusi Indonesia di sektor pendidikan dan pertanian, antara lain melalui pendirian pusat pelatihan di Gambia.
Kedua Menlu sepakat untuk terus memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama Indonesia–Gambia, baik tingkat bilateral maupun multilateral.
Diketahui, hubungan diplomatik RI-Gambia terjalin sejak tahun 1982. Perwakilan RI diwakili oleh KBRI Dakar sedangkan Gambia melalui perwakilannya di New Delhi.










