Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Politik

Kursi Gibran Tak Lagi di Sisi Prabowo, Pengamat: Hubungan Presiden dan Wapres Bisa Dipersepsikan Merenggang

by Aria Triyudha
21/07/2026
Kursi Gibran Tak Lagi di Sisi Prabowo, Pengamat: Hubungan Presiden dan Wapres Bisa Dipersepsikan Merenggang

Suasana Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). (Foto: setneg.go.id)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Posisi duduk Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang tak lagi di sisi Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026) menuai beragam spekulasi. Pasalnya, dalam sidang kabinet itu, Gibran justru duduk sederet dengan sejumlah menteri, antara lain, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurut Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, hal itu memang tidak lazim. Sebab, selama ini dalam sidang kabinet kursi Wapres selalu bersebelahan dengan Presiden.

“Sesuai aturan protokoler, Presiden duduk di sebelah kanan, dan Wapres duduk disamping kiri presiden. Karena itu, wajar bila hal tersebut menimbulkan spekulasi politik. Publik bisa saja menilai sebagai indikasi hubungan Presiden dan Wapres sedang tidak baik-baik saja,” kata Jamiluddin, Selasa (21/7/2026).

Dia menjelaskan, indikasi itu juga diperkuat dari raut wajah Gibran yang duduk bersebelahan dengan Airlangga Hartarto. Wajah Gibran terkesan agak tegang.

“Padahal, selama ini wajah Gibran dalam foto kerap tenang, bahkan cenderung santai. Perubahan wajah tersebut memberi kesan Gibran dalam rapat tersebut kurang nyaman,” ujar Jamiluddin.

Lebih lanjut, Jamiluddin mengakui, semua itu hanya indikasi.

“Namun yang pasti seperti apa hubungan Prabowo dan Gibran, hanya mereka berdua yang tahu,” katanya.

Hanya saja, Jamiluddin mengingatkan, dalam komunikasi penilaian kerap bertolak dari persepsi. Karena itu, setiap orang bisa saja punya persepsi yang berbeda terhadap objek yang sama.

Namun, persepsi yang berbeda itu tidak berkaitan dengan benar atau salah. Sebab itu, beragamnya persepsi publik terhadap tempat duduk Presiden Prabowo dan Wapres Gibran sangat wajar.

“Jadi, kalau ada yang menyatakan hubungan presiden dan wakil presiden lagi renggang kiranya wajar saja. Begitu juga bila ada publik yang menilai hubungan presiden dan wakil presiden sebaliknya,” ujar Jamiluddin menambahkan.

Previous Post

Dinamika Global Kian Kompleks, Menlu Sugiono Dorong ASEAN Perkuat Ketahanan Kawasan

Next Post

Penanganan Tuberkulosis Perlu Jadi Prioritas dalam RPJMD hingga APBD

Related Posts

KPK Tolak Tegas Usul Luhut ke Prabowo soal Kerugian Negara Bukan Korupsi
Hukum

KPK Tolak Tegas Usul Luhut ke Prabowo soal Kerugian Negara Bukan Korupsi

Prabowo-Gibran Paparkan 8 Tantangan Strategis, Mulai Krisis Pangan hingga Kecerdasan Buatan
Hukum

Luhut Usul Ubah Definisi Korupsi, Prabowo Setuju Agar Tak Bebani Danantara

Legitimasi Gibran Dinilai Tergerus Usai Putusan MK, Idealnya Mundur dari Jabatan Wapres
Politik

Legitimasi Gibran Dinilai Tergerus Usai Putusan MK, Idealnya Mundur dari Jabatan Wapres

Gus Lilur: Presiden Harus Pastikan Tidak Ada yang Berani Jual Namanya untuk Kepentingan Muktamar NU
Politik

Gus Lilur: Presiden Harus Pastikan Tidak Ada yang Berani Jual Namanya untuk Kepentingan Muktamar NU

Leave Comment

Terkini

Aliran Dana Muktamar NU Diduga Terkait Kasus ATR/BPN, Kyai PCNU Kembalikan Rp 40 Juta ke KPK

Aliran Dana Muktamar NU Diduga Terkait Kasus ATR/BPN, Kyai PCNU Kembalikan Rp 40 Juta ke KPK

Kolaborasi dengan Pemprov Jabar, BRIN Uji Coba I-SEATER Selama Satu Bulan di Gedung Sate

Kolaborasi dengan Pemprov Jabar, BRIN Uji Coba I-SEATER Selama Satu Bulan di Gedung Sate

Sidak Flyover Latumenten, Anggota DPRD DKI Kenneth: Progres Capai 83 Persen, Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

Sidak Flyover Latumenten, Anggota DPRD DKI Kenneth: Progres Capai 83 Persen, Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

45 WNA Terjaring Razia Ditjen Imigrasi di Apartemen Kalibata City, Mayoritas Asal Somalia

45 WNA Terjaring Razia Ditjen Imigrasi di Apartemen Kalibata City, Mayoritas Asal Somalia

Soal Prabowo Tak Gentar Ancaman MSCI, Fauzan Luthsa: Indonesia Perlu Fokus Ekonomi Produktif

Soal Prabowo Tak Gentar Ancaman MSCI, Fauzan Luthsa: Indonesia Perlu Fokus Ekonomi Produktif

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Cari Aktor Lain di Proyek EDC BRI, KPK Dalami Peran Direktur Utama PT Integra Pratama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.