HARNAS.CO.ID – Basarnas Banten membenarkan lima jurnalis yang sedang meliput Gunung Anak Krakatau berstatus hilang kontak atau tidak dapat dihubungi sejak Senin, (7/9/2026).
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengatakan, para wartawan tersebut hilang kontak di sekitar Selat Sunda.
“Saat ini masih melaksanakan pencarian dan masih nihil,” kata Rizky kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).
Sementara berdasarkan rilis resmi Basarnas Banten, pencarian lima jurnalis, nahkoda, satu awak kapal dan satu guide itu dilakukan di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.p
“Titik kordinat duga 06°14’40.52”S 105°40’49.48″T Heading: 288.34°,” tulis keterangan dari rilis resmi Basarnas Banten itu. Adapun, data korban disebutkan yakni, Warta (55) selaku Kapten Kapal, Surakman (60)selaku anak buah kapal (ABK), Heriyanto (49) selaku guide, M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Ari Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudhis (Jurnalis Inews), Daus (Jurnalis Anadolu), dan Donal (Freelance).
Rilis resmi Basarnas Banten itu juga mengungkap hasil pencarian hari ini dan langkah tindaklanjut atas pencarian lima jurnalis tersebut.
“Gabungan melaksanakan de Briefing dengan hasil Nihil dan Ops SAR akan dilanjutkan esok hari,” tulis keterangan resmi Basarnas Banten.









