Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Hukum

Pertamina Untung Rp 17 triliun dari Sewa Terminal BBM PT OTM

by Fadlan Butho
07/02/2026
Pengacara Kerry: Hadirkan Ahli di Sidang Tak Relevan Jika Fakta Tidak Terbukti
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Penyewaan terminal bahan bakar minyak (BBM) milik OTM justru memberikan keuntungan signifikan bagi PT Pertamina (Persero).

Demikian dikatakan Patra M. Zen, penasihat hukum Muhammad Kerry Adrianto Riza selaku beneficial owner PT Orbit Terminal Merak (OTM).

Selama periode 10 tahun, Pertamina memperoleh keuntungan hingga US$ 524 juta dari pembelian BBM di luar Singapura, antara lain dari kawasan Timur Tengah, serta dari efisiensi biaya pengangkutan BBM ke terminal OTM selama 10 tahun.

Untuk itu, Patra membantah penyewaan terminal PT OTM merugikan negara sebesar Rp 2,9 triliun sebagaimana didakwakan jaksa terhadap kliennya.

Pernyataan tersebut disampaikan Patra M Zen seusai persidangan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Patra mengatakan, sejumlah ahli yang telah dihadirkan dalam proses persidangan sebelumnya, mulai dari ahli keuangan negara hingga ahli akuntansi forensik menunjukkan penyewaan terminal BBM milik PT OTM selama 10 tahun menguntungkan Pertamina.

Bahkan, nilainya mencapai lebih dari Rp 17 triliun jika dikonversikan dalam kurs Rupiah.

“Kita sudah mendengarkan ahli ya, ahli keuangan negara, ahli hukum keuangan, ahli ekonomi forensik, ahli akuntansi forensik. Apa yang mereka temukan? Ya, dengan sewa terminal BBM, dalam konteks ini PT OTM, Pertamina itu memperoleh keuntungan bisa lebih kurang ya, tidak kurang US$ 524 juta selama 10 tahun. Ya, ini US$ 524 juta,” kata Patra.

Patra membeberkan asal-usul nilai keuntungan yang diperoleh Pertamina tersebut. Dikatakan, nilai itu berasal dari perhitungan volume BBM yang masuk ke terminal BBM OTM selama periode 2014 sampai dengan April 2025 yang jumlahnya mencapai 309 juta barel. Tanpa menggunakan terminal BBM, Pertamina harus membeli BBM dari Singapura yang harganya lebih mahal sekitar US$ 2 hingga US$ 3 per barel dibandingkan harga BBM dari Timur Tengah.

Dengan demikian, volume BBM itu kemudian dikalikan dengan selisih harga BBM dari Timur Tengah yang lebih murah.

Jumlah itu kemudian ditambah efisiensi biaya angkut BBM karena dapat menggunakan kapal besar yang dapat membawa 600.000 barel dalam sekali angkut dan berlabuh di terminal OTM.

“Jadi kalau kita lihat total nilai penghematan setelah dikurangi biaya sewa terminal OTM ini, US$ 211 juta selama 10 tahun. Dengan kata lain, dengan Pertamina menyewa tangki OTM ini, tangki Merak ini, maka untung US$ 524 juta. Ini yang oleh BPK katanya malah merugikan Rp 2,9 triliun,” papar Patra.

Lebih lanjut, Patra menegaskan, jika perhitungan ditambah dengan mengacu pada kajian Surveyor Indonesia dalam kesaksian Alfian Nasution, mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga periode 2021-2023, maka nilai efisiensi operasional yang dinikmati Pertamina semakin besar.

“Maka dengan demikian, kalau ditambah dengan hitungan dari data kajian Surveyor Indonesia dan kesaksian waktu itu Pak Alfian. Jika dihitung sejak 2021-2025, maka bertambah lagi dari sisi operasional dengan menyewa OTM ini bisa mencapai Rp 8,7 triliun. Efisiensinya adalah keuntungan yang dinikmati oleh Pertamina,” tegasnya.

Patra M. Zen juga menegaskan bahwa keuntungan yang diperoleh Pertamina dari penyewaan Terminal BBM OTM dapat mencapai lebih dari Rp 17 triliun. Angka tersebut, jelasnya, merupakan hasil konversi dari keuntungan senilai US$ 524 juta ditambah efisiensi operasional sekitar Rp 8,7 triliun.

Dengan perhitungan tersebut, Patra mempertanyakan klaim jaksa mengenai adanya kerugian negara sebesar Rp 2,9 triliun. Ia menekankan bahwa jika keuntungan yang dijabarkan dikurangi biaya sewa terminal selama 10 tahun, hasilnya tetap menunjukkan posisi yang sangat menguntungkan bagi Pertamina.

Ditegaskan, dengan metodologi yang benar, data yang akurat, serta analisis akademis yang objektif, kesimpulan yang muncul adalah penyewaan Terminal BBM OTM menguntungkan negara, bukan sebaliknya.

“Nah sekarang pertanyaannya, kalau lebih besar untungnya pun dikurangi 2,9 triliun, dimana ruginya? Kalau akademisi menggunakan metodologi yang benar, menggunakan data yang benar, menarik kesimpulan dengan benar, sudah pasti kesimpulannya sewa OTM menguntungkan negara,” tegasnya.

Previous Post

Pemidanaan Korupsi Tanpa Mens Rea Berisiko Timbulkan Ketidakpastian Hukum

Next Post

Prospek Bisnis Batu Permata dan Akik Tetap Cerah, AKAMI: Jaga Ekosistem dan Kredibilitas!

Related Posts

Begini Respons Menteri Hadi Tjahjanto soal Mafia Tanah di Kotabaru
Politik

Rhenald Kasali Ungkap Keuntungan Pemerintah Punya Terminal BBM

Polri Jamin Penyelenggaran Piala Dunia U17 Berjalan Aman
Hukum

Ahok Sebut Golf Tempat Negosiasi Paling Sehat Dibanding Klub Malam

Pengacara Kerry: Hadirkan Ahli di Sidang Tak Relevan Jika Fakta Tidak Terbukti
Hukum

Pengacara Kerry: Hadirkan Ahli di Sidang Tak Relevan Jika Fakta Tidak Terbukti

Ternyata Ekspor Crude Banyu Urip di Pandemi Buat Negara Hemat Rp22 Triliun
Hukum

Ternyata Ekspor Crude Banyu Urip di Pandemi Buat Negara Hemat Rp22 Triliun

Leave Comment

Terkini

Usai Bersih-bersih Pasar Rawajati, Kapolres Jaksel Pastikan Gerakan Indonesia ASRI Terus Berlanjut

Usai Bersih-bersih Pasar Rawajati, Kapolres Jaksel Pastikan Gerakan Indonesia ASRI Terus Berlanjut

Prabowo Optimistis Persatuan Ulama- Umara Fondasi Perdamaian dan Kebangkitan Indonesia

Prabowo Optimistis Persatuan Ulama- Umara Fondasi Perdamaian dan Kebangkitan Indonesia

Kerja Bakti Massal Cegah Banjir, Wali Kota Jaksel Turun Tangan Angkut Sampah di Rawajati

Kerja Bakti Massal Cegah Banjir, Wali Kota Jaksel Turun Tangan Angkut Sampah di Rawajati

Prospek Bisnis Batu Permata dan Akik Tetap Cerah, AKAMI: Jaga Ekosistem dan Kredibilitas!

Prospek Bisnis Batu Permata dan Akik Tetap Cerah, AKAMI: Jaga Ekosistem dan Kredibilitas!

Pengacara Kerry: Hadirkan Ahli di Sidang Tak Relevan Jika Fakta Tidak Terbukti

Pertamina Untung Rp 17 triliun dari Sewa Terminal BBM PT OTM

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Kejari Jaksel Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif di Bank BRI

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.