HARNAS.CO.ID – Satelit Merah Putih-2 PT Telekomunikasi Satelit Indonesia (Telkomsat) 2 milik Telkom mengorbit ke angkasa pada Selasa siang waktu Amerika Serikat (AS) atau 03.11 WIB Rabu pagi (21/2/2024), dari Cape Canaveral, Florida.
Satelit ke-11 milik anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. itu menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) dan akan menempati slot orbit 113 derajat Bujur Timur (113 BT).
Satelit Merah Putih-2 mengorbit menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa Elon Musk. Satelit khusus internet ini bakal menyuntikan layanan data ke seluruh Indonesia.
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan Satelit Merah Putih 2 membawa transponder aktif yang terdiri dari frekuensi C-band dan Ku-band, yang akan menjangkau seluruh area Indonesia.
Sebelumnya Telkom telah meluncurkan Satelit Merah Putih pada tahun 2018 dengan penempatan pada slot orbit 108 BT. Rencananya satelit akan sampai ke orbit pada Maret dan mulai beroperasi April mendatang.
“Sampai di final orbit 3 Maret, melakukan in orbit butuh waktu test 3-4 minggu. Satelit Merah Putih 2 akan siap digunakan awal April 2024,” kata Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, dalam Press Conference Satelit Merah Putih 2, Rabu (21/2/2024).
Merah Putih 2 akan ditempatkan pada slot orbit 113 BT atau berada di atas Kalimantan. Ketinggiannya diperkirakan 36 ribu kilometer di atas permukaan laut.
Ririek mengatakan satelit itu diharapkan bisa membuat konektivitas broadband. Khususnya di daerah 3T dan juga wilayah laut. “Diharapkan penyediaan konektivitas broadband lebih merata, terutama juga termasuk kategori 3T,” tambahnya.
Laporan: Ibnu Yaman










